8. Togetherness And Happiness

1K 25 1
                                        

Hari ini aku terlambat bangun sehingga aku harus cepat untuk mempersiapkan diri untuk cepat sampai ke halte bis menuju tempat kerja ku " aduh aku pasti telat sampe ke kantor pagi ini mudah-mudahan bis yang ku tunggu cepat datang ".

Tadi malam aku pulang larut malam dari rumah Jongki sesampainya di rumah aku masih harus berbincang bersama Yoo Bin. akhirnya pagi ini aku kesiangan untuk berangkat kerja sedangkan Yoo Bin hari ini ada jam kuliah siang hari jadi saat ku tinggal tadi pagi dia masih tertidur pulas .

Sudah 10 menit aku di halte ini tapi bis yang ku tunggu belum juga datang sambil ku lihat jam tangan ku dan memperhatikan ke arah jalan. tak lama kemudian datang di hadapan ku sebuah  mobil yang tidak asing lagi bagi ku dan dia pun langsung membuka kaca mobilnya untuk menyapa ku " Chaewon " panggil Ii Woo pada ku sambil melambai-lambaikan tangannya kepada ku " Ii Woo shi " sapa ku padanya dia pun membalas dengan senyuman ke arah ku " masuklah ke mobil Chaewon " tanpa berpikir panjang langsung saja aku masuk ke mobil Ii Woo dan mengambil tempat duduk di sampingnya.

" Kau juga baru berangkat ke tempat kerja Ii Woo " tanya ku kepadanya " ya tadi aku ada urusan terlebih dahulu, kau juga kesiangan pagi ini " tanyanya kembali kepada ku " ya ii Woo aku kesiangan pagi ini tadi malam aku tidur sampai larut malam  " jelas ku kepada nya.

Sesampai nya kami di tempat kerja kami berpisah dan memulai pekerjaan kami masing-masing. hari ini pelanggan ramai datang ke restaurant kami sampai-sampai Hyo Joo membantu ku untuk menyiapkan menu pesanan pelanggan. saat pelanggan mulai sepi aku dan hyo Joo dapat berbincang bersama dan saling menggoda satu sama lain " aku merindukan mu cantik " dia pun membalas memelukku sambil mejawab " aku juga merindukan mu Chaewon ". 

" Chaewon lusa kau bisa datang ke acara pernikahan adiknya bos " tanyanya mengingatkan ku " ah betul Hyo Joo untung kau mengingatkan ku  hampir saja aku melupakannya, aku akan usahakan datang setelah aku selesai dari bekerja aku akan langsung bersiap untuk kesana " 

" kebetulan lusa aku libur kerja Chaewon jadi kita bertemu di sana saja ya " aku pun mengiyakan perkataan Hyo joo. saat istirahat datang aku kembali mengingat permintaan Jongki kepada ku tadi malam dan aku belum bisa menjawab pertanyaannya kepadaku karena aku masih ragu akan hubungan kami ke depannya,  aku tak pernah meragukan cinta dan kasih sayang Jongki kepada ku tapi aku masih memikirkan bagaimana reaksi keluarganya jika mengetahui tentang hubungan kami.

Sepertinya pikiran dan hati kami saling menyatu satu sama lain karena saat aku memikirkannya ponsel ku tiba-tiba berbunyi dan ku dati Jongki lah yang menelpon ku.

" Chaewon tunggu aku sebentar lagi aku sampai disana " belum sempat ku jawab sudah di tutup teleponnya akhirnya ku putuskan untuk menunggunya di depan restorant.

" Oppa " mendengar suara itu aku pun menolehkan kepalaku ke belakang untuk mengetahui asal suara, ternyata ku lihat ada seorang wanita cantik yang setengah histeris melihat Jongki dan langsung berlari untuk mengahampiri dan memeluknya. " hai Bo Young apa kabar lepaskan tangan mu nanti kekasihku salah faham kepada kita berdu " ku lihat ekspresi wajah gadis itu yang langsung berubah dan balik menatap ku " Chaewon maaf membuat mu menunggu mu lama disini " aku pun menggelengkan kepalaku kepadanya " Chaewon kenalkan ini sahabat ku Bo Young " dan aku pun langsung mengulurkan tangan ku kepadanya untuk berkenalan dengannya " maksudnya apa ini oppa, aku ini calon istri mu kenapa kau malah memperkenalkan dia sebagai kekasih mu ".

Aku pun sempat terkejut mendengar ucapannya tapi ku lihat wajah Jongki tampak santai saja dan seolah tak menanggapinya dan ku lihat wanita itu langsung pergi dari hadapan kami berdua dengan menangis dan berlari menuju mobilnya.

" Aku akan menjelaskan masalah ini kepadamu "

Melihat ini semua aku hanya bisa menatap Jongki dan menuruti nya untuk masuk ke dalam mobil, sepanjang perjalanan mulut ku terasa bisu dan hati ku rasanya sakit sekali jika mengingat kembali  kata-kata wanita itu, selama itu juga Jongki pun hanya bisa memegang erat tangan ku sambil terus mengendarai mobilnya. " kita mau kemana " tanyaku kepadanya " sebentar lagi kita akan sampai di suatu tempat nanti juga kau tahu kita akan kemana " mendengar jawabannya aku hanya bisa menatap tajam kepadanya " kau harus percaya pada ku Chaewon aku hanya mencintai mu " dan dia pun membalas tatapan tajam mataku dengan kembali menatap ku dengan wajah tampannya.

You're Still my LoveWhere stories live. Discover now