-----------
"Jangan suka dateng tiba-tiba kalau cuman datang sebentar buat berkunjung dan pergi lagi."
-----------
"Gehan dari mana kamu?"
Skateboard merah muda melintas indah didalam rumah yang besar dan luas. Tanpa mendengar suara yang terdengar mengancam ia tetap melanjutkan aktifitas mendorong barang kesayangannya itu.
"Gehan, mama tanya kamu dari mana? Kalau ditanya itu dijawab bukannya didiemin."
Suara tegas penuh dengan penekanan semakin melengking didalam ruangan itu. Gehan melirik kearah mamanya dan mendesis sebal.
"gak tau." jawabnya sekena mungkin.
"Masa gak tau. Jawabnya yang betul gehan!" tanya mayang yang semakin gemas dengan jawaban asal anaknya itu "mama tanya lagi, kamu dari mana?" Tanya-nya lagi.
"Dari main ama temen"
"Astaga gehan kamu bolos lagi? Mama harus bilang apa lagi biar kamu nggak bolos?" Suara mayang naik beberapa oktaf, tatapannya semakin tajam melihat kearah gehan.
"Yang bilang bolos siapa sih? Orang bilangnya main sama temen" jawab gehan enteng.
"Nyahut yah kamu! Kamu tuh kapan berubahnya gehan rifaldy...."
"Emangnya gehan power ranger yang harus berubah!?"
"Gak usah nyaut!"
Gehan diam. Kalau ditanya dia tidak akan menyahut
Mayang memijat pelipisnya, "Kalau gak bolos, terus apa? Main sama temen? Main apa?" tanyanya.
Gehan masih diam, kalau dia menyahut nanti dibilang anak durhaka. Yang ia lakukan hanya memainkan jari-jarinya.
"Jawab gehan jangan diem aja kalau ditanya orang tua" kata mayang yang sudah menahan gemas setengah mati.
"Tadi disuruh gak boleh nyaut, mama ih.." jawabnya ikutan gemas.
"Yaudah sekarang jawab pertanyaan mama!"
"Nggak tau, ma!"
Mayang mengusap wajahnya dengan kelima jarinya, "Allah. Bisa nggak kalau mama tanya itu jawabnya nggak harus itu, bisa nggak?"
mayang tidak tahu lagi harus bicara seperti apa kepada anaknya satu ini. Sikap cuek bebeknya inilah yang semakin membuatnya ingin menggantung gehan sekarang ini juga.
Gehan mengangguk mantap, "Bisa."
"Yaudah jawab pertanyaan mama!"
"Besok aja lah mah, gehan capek." gehan berlari secepat mungkin menuju kamarnya .
Kalau lama-lama bertengkar dengan mamanya bisa sampai kiamat, siraman rohani diberikan untuknya.
Ah, peduli setan dengan dosa, yang penting bisa lari dari omelan mamanya.
"GEHAN! kamu yah! Mau jadi batu ya kamu?-"
------------
Gehan membaringkan tubuhnya diatas kasur besar berwarna putih dibalut bintik-bintik berwarna pink hello kitty. Muka bad boy tapi warna kesukaan pink hello kitty.
Hari ini ia sedang badmood, waktu disekolah ibu maya habis-habisan menghukumnya karena tidak sengaja mencabut bunga taman didepan lab kimia, padahal hanya sebatang tapi hukumannya seberat batang pohon kelapa, bersihin inilah, bersihin itulah sampai gehan mau membersihkan mulut ibu maya yang suka sekali menghukumnya.
Walau sebenarnya dia tahu tidak boleh mencabut bunga dihalaman sekolah. Tapi tetap saja gehan kesal dengan keterlebayan ibu maya, oh ibu maya..
Dan tadi, mamanya habis habisan mengomelinya dengan tuduhan tidak bermutu, masa gehan dituduh bolos. Masih jaman yah bolos? Gak la yauu..
Cobaan dihari dini...
Setelah meratapi kesialannya dan mengusik rasa bosannya, gehan beralih mengutak atik ponselnya dengan asal mencari sesuatu yang menarik untuk dibuat. Merasa tidak ada yang penting untuk dicari lagi ia pun menyimpan kembali ponselnya dibawah bantal, tapi niatnya ter-urung setelah melihat notivikasi masuk dari pembaharuan akun sosmednya.
Seketika badanya yang tadi terlentang kini terduduk manis tidak bergerak melihat layar ponselnya. Gehan memukul sendiri pipinya meyakinkan kalau ini bukan mimpi, dan betul, yang ia lihat bukanlah mimpi melainkan real. Ia kembali melihat layar ponselnya dengan rasa tidak percaya, bingung, atau senang. @siskaanesti liked your photo.
"Anjirrrrrrrr... Si calon doi ngelike.... O mai gat....." teriaknya heboh sendiri.
Ia kembali mengecek postnya dan memastikan kalau siska benar-benar menyukai kiriman fotonya di IG, tapi seketika rasa pahit langsung menjalar di tubuhnya.
"Yah di unlike." gehan tertawa miris melihat nama siska menghilang dari daftar like pict-nya.
--------------
Ceritanya di post ulang soalnya yang sebelumnya ceritanya agak bermasalah gitu. Terus ada sebagian kata-katanya diubah. Maaf yah kalau ceritanya jelek xD wajar kan penulis baru°°°
Garing yah wkwkwk.
Wajar penulis abal-abal, maaf yah kalau ada typo^^
Kalau gak suka ama ceritanya komen yah, jangan ragu^^..
YOU ARE READING
Siska Itu Gehan
Teen FictionGehan Rifaldy. Bukan ketua tim basket atau pun ketua OSIS. Anaknya cuek tapi jago berantem. Muka bad boy tapi warna kesukaan pink hello kitty. Tampang aja yang 'manly' , tapi pas ketemu Siska anak 12 ipa 1 hebohnya minta ampun. Kalau udah liat siska...
