Hari senin, yaa hari yang sangat melelahkan dan membosankan. Waktu sudah menunjukkan pukul 06.30, tapi aku masih malas untuk berangkat ke sekolah, padahal masuk pukul 06.45.
Aku berlari menuju gerbang sekolah dengan cepat, sebelum pak Udin menutupnya.
Huftt
"Untung ga telat" batinku dengan nafas terengah-engah.
Kelas udah ramai dengan penghuninya masing-masing. Langkahku gontai memasuki ruang kelas yang ada di pojok sendiri.
"Duduk samping aku aja ya Dew" suara salah seorang temanku. Aku hanya mengangguk karna memang aku sedang unmood hari itu.
Kkrrriiingg
Semua siswa berhamburan menuju lapangan, untuk upacara. Aku sengaja tidak ikut upacara karna aku sedang tidak enak badan.
*drrtttt*
Hpku getar, aku mengambil hp di saku, lalu membukannya.
From : Ijal
Dew bcin pinku lah
To : Ijal
Ya, nanti ya Jal lewat pm aja, tapi gantian.
From : Ijal
Oke Dew
Aku segera memenuhi permintaan Ijal. Ijal juga memenuhi permintaanku, banyak sekali yang menginvite pinku, dan rata-rata teman smp ku, kuterima satu per satu untuk menjadi kontakku. Namun aku tak mengenal satu nama yang ada di layar hp ku sekarang.
Setya
Nama itu tak ada di list teman smpku. Lalu siapa, adek kelas? Atau kakak kelas? Entahlah aku tak mengenalnya. Iseng saja aku terima.
***
"Assalamuallaikum" sapaku sambil membuka pintu.
"Waalaikumsallam" jawab seorang wanita paruh baya bertubuh gempal, ibuku. "Ganti baju lalu makan Dew."
"Ya, bu" jawabku tanpa membantah.
Aku segera mengganti seragam putih abu-abuku dengan kaos putih bertuliskan starbucks coffee dan celana pendek di atas lutut dan segera ke meja makan.
Aku membaringkan tubuhku di ranjang. Lelah sekali memang, baru saja aku memejamkan mataku tiba-tiba hpku bunyi. Dengan malas aku meraih hpku yang ada di atas meja belajarku.
From : Setya
PING!!!
PING!!!
"Gak sabaran banget sih" batinku.
Malas sekali membalas pesan dari orang yang tidak ku kenal, kuputuskan untuk membiarkannya.
Tak selang beberapa lama dia mengepingku lagi. Terpaksa kujawab daripada suara itu ku dengar lagi.
To : Setya
Ya? Kenapa ya?
Dengan cepat ia membalas
From : Setya
Kamu temen Iotista ya?
Aku kaget kok dia bisa tau kalo aku temen baiknya Iotista?
Iotista memang sahabatku, aku sering sekali berbagi cerita sama dia, dia juga yang setiap pagi selalu memintaku untuk duduk disebelahnya. Seperti pagi tadi.
Agak lama aku membalas pesan orang asing itu.
To : Setya
Iya, aku sahabatnya. Kamu kok bisa kenal dia.
From : Setya
Aku temen Iotista juga, dapet pinmu juga dari dia. Salam kenal ya? Panggil aja aku Setya.
To : Setya
Oh gitu, oke salam kenal juga. Panggil aja aku Dewi.
Tak menjawab, hanya tanda hijau bertuliskan R. Aku masih penasaran dengan orang yang namanya Setya itu, kubuka profil bbmnya dan kulihat fotonya.
Cakep juga anak ini! Batinku. Kelihatannya dia keren, cool, cakep banget, dan dia ANAK BASKET
*****
Tbc
