Namaku mawa, saat aku duduk di bangku sekolah dasar kelas VI temanku pernah berkata "mengapa kamu tidak pacaran?" Lalu aku menjawab dengan sangat polos "aku takut dengan jatuh cinta karna jatuh itu pasti akan sakit dan aku tidak ingin seperti temanku yang lain menangis hanya karna lelaki" dan waktupun berjalan dengan sangat cepat saat aku sudah mulai sekolah menengah pertama kelas VII ada seorang lelaki yang membuatku penasaran akan dia entah apa yang ada di dalam dirinya yang sangat membuatku penasaran dan ingin mengenalnya lebih jauh seiring waktu berjalan dan pada suatu saat sholat zhuhur kamipun bertemu di sebuah musholla di sekolah kami saat akan mengambil wudhu dia berkata kepadaku untuk yang pertama kalinya "geserlah kak" katanya dengan nada suara yang halus lalu aku hanya diam bergeser sambil melihat dirinya dan keesokan harinya aku masih terus mencari tau informasi tentang dia dan ternyata aku telah mengetahui bahwa namanya adalah kevin entah mengapa aku menilai bahwa kevin mempunyai sesuatu yang beda dari lelaki lain dan pada suatu hari kami bertemu di waktu yang sama dan pada tempat yang sama dia bersama temannya yang bernama ilham pada detik itu juga ilham menatapku dengan tatapan yang bukan hanya sekedar melihat tetapi aku yakin ada sesuatu dibalik tatapannya kepadaku ketika bel istirahat berbunyi aku bertemu dengan teman sdku yang bernama mico tanpa sapaan dia langsung bertanya kepadaku "berapa nomor hpmu? Dan aku menjawab "untuk apa?" "Untuk nanti kita akan reuni" katanya lalu kuberikan nomor hpku kepadanya lalu pada sore hari ada pesan yang masuk di dalam hpku dengan kata kata "sore" keesokan harinya "pagi" lalu "my name is i my problem is love my solutions is you" lalu aku membalas semua pesannya dengan kata kata yang sama dengan tulisan "siapa ini?" Tapi sama saja tak ada jawaban keesokan hari setibanya aku di sekolah aku bertemu dengan mico lalu aku bertanya "apakah kamu ada mengirim pesan kepadaku?" Lalu mico menjawab "itu sebenarnya temanku yang bernama ilham yang mengirim pesan kepadamu,dia menyukaimu" lalu aku hanya terdiam sambil berkata di dalam hati (aku ingin dekat dengan kevin bukan ilham) hari demi hari terus berlalu dan pada saat jam istirahat mico datang ke kelasku dan mengajakku untuk ke taman sekolah awalnya aku menolak tapi dia terus meyakinkan aku bahwa ada sesuatu di taman dan akhirnya aku dan mico pergi ke taman sesampainya di taman mico berlari sambil mengatakan "jalan terus kedepan" sambil terus berlari meninggalkanku,lalu sesampainya aku di depan
