Merah

427 8 0
                                        

Waktu itu aku dan keluargaku berlibur ke pantai anyer Banten.
Kami menginap di cottage berukuran sedang berlantai 2. Cottage itu seperti rumah kayu yang nyaman dengan bangku-bangku dan meja yang terbut dari rotan.
Entah mengapa udara disana sangat begitu dingin. Kami menginap selama 3 hari.
Pada hari pertama tak ada yang aneh pada cottage itu semua terasa biasa saja.

Saat itu aku dan kakaku dan papaku sedang asyik bermain di pantai. Karna mama sedang kurang enak badan mama tinggal di cottage.
Kami bersenang senang
Mamaku bercerita saat ia sedang agak mengantuk...
Kamar mamaku langsung berhadapan dengan tangga dari lantai bawah
Mama membuka pintu kamarnya sedikit ia dapat melihat wanita berambut panjang memakai dress merah basah.. Sedang menjinjit-jinjit menaiki tangga.
Mama memanggil " fira?.."
Tak ada jawaban
Tapi mama masih melihat wanita itu menjinjit jinjit dan seperti mengeset kakinya setelah sampai tangga paling atas.
Seketika mama bergidik ngeri.
Wanita itu melihat ke arah mama dengan muka pucatnya.
Tersenyum.

Mamapun pingsan.
saat aku pulang bersama kaka dan papa. Kami mendapati mama sedang shock dan langsung membantu menyadarkannya.

Ternyata menurut orang setempat. Itu adalah arwah gadis yang tenggelam setahun lalu. Memakai gaun merah. Ia memang sering terlihat di daerah dekat pantai. Banyak yang melihatnya melayang berjalan dekat pantai.
Entah itu mitos atau bukan.

You've reached the end of published parts.

⏰ Last updated: Aug 17, 2016 ⏰

Add this story to your Library to get notified about new parts!

MerahWhere stories live. Discover now