SATU

3.4K 303 46
                                        

Hosh ~
Hosh ~
Hosh ~
Hosh ~

Nafas ku kini sangat lah tak beraturan , karna aku sedang dikejar oleh monster anak kecil yang memunculkan besi besi tajam dari sela-sela tangan nya yang mirip seperti cakar.

"Jangan kabur Onee-chan ..." Ucapan nya itu terus saja terdengar oleh ku, Sialnya aku hari ini , sedari tadi aku terus berlari entah kemana . Aku berlari tak tentu arah

Yang ada di pikiran ku sekarang adalah Bagaimana caranya untuk melarikan diri dari monster pembunuh itu .

"Tidakkk !!! menjauhlah dari ku dasar monster !!!!!!"Teriak ku dengan kencang

Di persimpangan jalan yang sepi , aku berhenti sejenak . Aku rasa aku telah lolos dari monster kecil itu . aku menarik nafas ku dalam dalam , dan melirik jam tangan ku sekilas .

Ternyata sekarang jam sebelas malam . pantas saja jalanan sangat sepi .

"Onee-chan ... aku menemukan mu ..." Suara yang ku takuti kini terdengar kembali oleh ku , tanpa pikir panjang aku langsung saja berlari , Aku tak ingin melihat dimana anak kecil itu berdiri . Aku terlalu takut!

'Aku harus kemana? seseorang tolonglah aku'

Pikiran ku kacau ! aku tak tahu harus kemana !

Brug!!

Oh sial! Tiba-tiba saja aku terjatuh karna tersandung sesuatu. Dan aku baru tersadar kalau aku malah terjebak dalam gang buntu.

"Berikan darah mu nee-chan .. kita sudahi saja main kejar-kejaran nya .. ya ?" anak kecil itu tersenyum pada ku dan menatapku seperti meminta persetujuan dari ku

"Pergiiiiiii!!!!!!!" Teriak ku dengan lantang

"Huhuhu Jahat .. aku ini kan sudah jauh jauh memgikuti kaka , tapi malah di suruh pergi"

Tch, siapa yang menyuruhnya untuk mengikuti ku. Aku diam mematung di tempat , aku tak bisa bergerak . aku tak tahu mengapa

Anak kecil itu mulai berjalan mendekati ku , semakin dekat ...... dan dekat ..

"Menyebalkan ..." Tak jauh dari gadis itu berdiri, ada seseorang yang berdiri seraya memperhatikan gadis itu dalam diam. Dia melihat anak kecil itu semakin mendekati gadis itu seraya memasang seringai aneh di wajahnya . Dan wajah gadis itu sangat pucat dan terlihat ketakutan.

"Mengganggu tidur ku saja"sambung seseorang itu dengan nada yang pelan .

"Seseorang... Tolong aku"

"Aku tak ingin mati sekarang .. "

"Tenang saja Nee-chan ... tidak sakit kok..."Ucapan anak kecil itu terhenti sejenak, seringai aneh kembali muncul di wajahnya , kali ini anak kecil itu mengangkat tangan nya tinggi-tinggi dan bersiap berlari dengan kecepatan tinggi

"Menyusahkan" Entah dari mana, tiba-tiba saja anak kecil itu terlempar jauh ke belakang.

Disusul dengan kemunculan Seorang pemuda berambut biru dan berwajah malas itu yang entah kapan telah berdiri di hadapan gadis itu.

"Hee..... jangan mengganggu ku Nii-chan"Kata anak kecil itu yang ternyata masih bisa bangkit setelah menabrak dinding beton di belakang nya .

"Aku tak mengenal mu .. jangan panggil aku Nii-chan"

"Huuu... Hidoii Ne.."

Sedangkan di belakang pemuda itu, aku hanya diam dan perlahan aku mulai bisa berdiri kembali . "Jangan dengarkan dia!! Dia ingin memakan ku! Dia ghoul!!!!! " teriak ku sembari menunjuk anak kecil itu

"Ghoul dengkul mu! Dia vampire subclass" sambar pemuda yang ada di depan ku dengan nada datar

"nee-chan kudet nih.. Aku ini subclass milik Tsubaki-sama.. Ghoul itu sepupunya Tsubaki-sama ... Dia Kaneki Ken.. Ghoul terkenal loh dia"

Entah kenapa adegan ini malah membahas ketenaran si Ghoul Kaneki Ken yang anime nya punya dua season

"Author sadarlah.. Disini aku pemeran nya"

//author diam sejenak "Lanjutkan" //ditimpuk reader//

Anak kecil itu menghela nafasnya pelan"Awas kau Nii-chan.. Mengganggu saja!! "Ucapnya dan langsung berlari kearah ku

"Lawan aku... "Pemuda berambut biru itu hanya diam ditempat, tak bergerak sedikitpun.

Menunggu monster anak kecil itu mendekat.

"OYASUMI NASAI... " satu tendangan kencang kembali berhasil membuat moster itu terpental jauh ke samping . Dan lagi lagi tembok beton yang menjadi korbannya.

Untuk sesaat monster anak kecil iyu tidak sadarkan diri. Dirinya masih tersangkut di tembok.

Setelah dirasa aman, aku segera menyamai posisi ku dengan pemuda yang tak ku kenal ini "hwaaaaa.. Arigatou!"kata ku sembari menjabat tangannya

"Ya.. Tak apa, kalau begitu aku akan pergi ...."

.
.
.
.
TBC

#Ryuu

ServampXReaderGeschichten, die süchtig machen. Entdecke jetzt