Bukan tak ingin meraih. Hanya saja saat aku berusaha untuk meraih peristiwa yang tak terduga datang. Bukan tak ingin mencoba. Hanya saja dia selalu berusaha untuk menjauh. Bukan tak sakit. Hanya saja tak mau menangis. Terlalu banyak kata hanya yang akan keluar jika ku sebutkan satu persatu. Saat semuanya sudah terasa buram dipikiranku. Enggan rasanya mengakui jika hingga saat ini aku masih saja stuck padanya.
Saat dia melukai perasaanku dengan kata-katanya. Dan saat aku sudah tidak dapat menahan semuanya aku memilih pergi. Karena hanya dengan itu aku dapat benar-benar melupakannya. Tapi haruskah setelah sekian lama aku sudah tak melihatnya kini dia muncul lagi didepanku. Haruskah aku pergi ke tempat yang sangat jauh. Agar aku tak bertemu ia kembali?
"Tuhan...kumohon untuk yang kesekian kalinya bantu aku melupakan dia. Agar tidak lagi hatiku tersakiti olehnya. Karena aku hanya berharap bisa melupakan dia."
- Andrivani Darendira
*****
Aku percaya semua yang orang yang menyayangi satu sama lain tidak akan saling melepaskan. Tetapi, bagaimana jika salah satunya melepaskan. Hanya dalam diam aku dapat berkata-kata. Harapan terkadang tidak sesuai dengan apa yang kita inginkan.
Aku percaya setiap pertemuan pasti akan ada yang namanya perpisahan. Dan aku percaya setelah itu akan ada pertemuan lagi. Dan pada saat itulah aku kembali bertemu dengannya, banyak yang sudah berubah. Aku dan dia bukan lagi dua orang yang datang dari masa lalu. Melainkan dua orang yang sudah dan akan menjalani kehidupan saat ini dan seterusnya.
"Izinkan aku sekali lagi untuk memperbaiki semua ini Tuhan..."
- Andriovalexander Rivaldi.
YOU ARE READING
ANDRIODIRALDI
ChickLitGak pande buat deskripsi!! Kalo tertarik baca mah silahkan!!!
