Ya .. Sekarang aku baru aja jadi anak kelas 3 SMA
Hari demi hari , minggu demi minggu , bulan demi bulan kegiatanku semakin saja banyak..
Aku harus fokus pada ujianku
Aku benar benar menjauhi benda seperti ponsel, TV, atau sosmed apapun itu
Aku tidak mau lagi memikirkan yang macam macam sehingga tidak dapat berkonsentrasi pada ujianku nanti
Dan pada akhirnya aku gagal dalam mencapai nilai yang aku inginkan lalu masuk ke kampus negeri yang sangat aku idam idamkan sejak dulu.. Aku tidak mau itu terjadi
Hari dimana diadakannya Ujian Nasional pun akhirnya datang juga..
Pagi hari itu aku berangkat kesekolah lebih awal, dengan menaiki sepeda aku kayuh dengan santai sambil menghafalkan materi-materi yang sudah selama ini aku pelajari..
Jarak antara sekolah dengan rumahku memang tidak terlalu jauh jadi aku selama 6 tahun ini sejak SMP pergi kesekolah menggunakan sepeda..
Aku memang bukan anak dari orang tua yang kaya
Aku tau betapa sulitnya ayahku mencari uang untuk kehidupan sehari-hari, sebetulnya ingin sih naik motor ke sekolah kaya teman temanku yang lain.. Selain lebih cepat juga tidak lelah , seperti halnya naik sepeda
Tapi aku berusaha menahan rasa keinginan itu, karna aku tidak mau membebankan pikiran orang tua ku, yang hidup pas pasan
Sesampainya di sekolah ku taruh sepedaku di parkir
Dan kulangkahkan kakiku ke ruang ujianku, kududuk sebentar sambil aku buka kembali buku untuk memaksimalkan materi yang akan di ujikan
Bel pun berbunyi, setiap siswa kelas 3 masuk ke ruangan. Satu persatu diberi lembar soal serta lembar jawab nya.
Sebelum aku mengerjakan, aku berdoa dahulu semoga semuanya lancar dan aku bisa mengerjakannya..
Syukurlah aku bisa mengerjakannya dengan hati yang tenang, ya.. Meski ada beberapa nomer yang sulit sih, tapi aku hanya berharap yang terbaik dari Tuhan..
1,2,3 hari kian berlalu, Ujian yang menjadi titik akhirku di SMA akhirnya selesai..
Dan pengumuman nya pun akan dilaksanakan sekitar sebulanan lagi..
Dihari hari menunggu itu, aku berusaha mencari informasi yang sebelumnya aku beserta siswa lain mendaftar untuk seleksi jalur tanpa tes dan beasiswa di universitas
Dan alhamdulillah, aku lolos seleksi keduanya.. 😁
Aku hari itu sangatlah bahagia, mengucap syukur
Karna, sangatlah sedikit peluang untuk bisa lolos jalur tanpa tes masuk ke PTN. Apalagi masuk ke Universitas yang aku inginkan.. Itu sungguh luar biasa bagiku
Jujur sejak aku kelas 1 SMA aku tidak pernah mendapat peringkat 10 besar, hanya saja karna nilaiku selalu meningkat setiap semesternya
Walaupun belum pengumuman hatiku sudah sangat tenang.. Karna bisa lolos seleksi itu
Meski memang terkadang aku merasa cemas juga kalau nilaiku jauh dari apa yang kuharapkan
Untuk menghilangkan rasa cemasku aku mencoba beberapa kali pergi bersama teman temanku ya sekedar buat reflesing dikit dikit gitu biar ngga bunek otaknya..
Sekalian sambil foto foto sama temen sekelas buat bikin buku tahunan se angkatan deh
Hari pengumuman pun tiba
Hatiku sangat bedegup kencang hari itu, aku takut sekali
Tapi setelah melihatnya, dan syukurlah aku bisa mendapatkan nilai yang maksimal dengan rata rata yang cukup tinggi yaitu 88,6 😄😘
Setelah adanya pengumuman, lalu diadakannya perpisahan sekolah
Acara demi acara pun terlewati, ada juga acara hiburan seperti ngeband, nyanyi, menari, baca puisi yang diisi oleh adik adik kelas..
Puncak acaranya pada saat pengumuman peringkat nilai terbaik di sekolahku dan siapa saja yang mendapat jalur undangan tanpa tes masuk PTN
Guru pun memanggil nama nama siswa untuk maju kedepan
Dan salah satunya
"Peringkat ke 8 terbaik, dan memperoleh jalur masuk PTN tanpa tes diraih oleh Ananda Rinjani Maheswari" kata sang Guru..
Dengan senyuman mengembang dari raut muka ku dan perasaan bahagia aku pun maju kepanggung
Aku benar-benar merasa hidupku merasa sempurna kala itu.. Aku bisa berdiri diatas sana dan berkata dalam hati
'Ayah, ibu aku bisa berdiri disini karnamu karna doamu. Aku berterima kasih pada kalian karna sudah mendukung ku selama ini'
Terlihat dari wajah ayahku yang duduk disana melihat ku dengan senyuman bangga terhadapku
Dan memang saat acara perpisahanku yang datang itu ayahku
Dan sampailah di penghujung acara, dimana diputarkan sebuah film dokumenter tentang perjalanan siswa siswi seangkatanku tentang kenangan selama 3 tahun ini.. Mulai dari pertama MOS, sampai sesi foto bersama seangkatan.
Diakhir film terdapat soundtrack lagu 'See You Again'
Setetes demi setetes air mata dari siswa kelas 3 pun terjatuh kepipi kami
Tidak terasa begitu cepatnya 3 tahun berlalu
Dan sekarang kami bukanlah siswa SMA lagi
Padahal kata orang bilang masa yang tak pernah terlupakan adalah masa masa SMA, dimana rasa kebersamaan, kekompakan antar kelas, rasa malas, kantuk ketika pelajaran. Marah, jail, ketawa, kecewa, sedih antar teman. Rasa sayang, Cinta, patah hati terhadap gebetan, pacar..
Semuanya sudah berakhir 😢
Karna sekarang kita sudah menapaki jalan kita masing masing~
