—–Happy Readinggg…..—–
THANK YOU, KYU!
“Mungkin Inilah Akhir Dari Semua Kisah Ini, Thank You, Kyu“
Author POV
Cahaya hangat matahari Yang begitu terang kini mulai menyinari sebagian besar penghuni bumi , begitupun dengan sepasang suami istri yang kini masih terlelap dalam tidurnya , sayangnya kegiatan sang yeoja terganggu akibat sinar sang surya Yang dengan nakalnya mengusik tidur sang yeoja, yeoja itupun lantas terbangun dari tidurnya dan segera melangkahkan kakinya menuju kamar mandi, setelah membasuh mukanya yeoja Yang bernama Hiu Hwi itupun segera keluar dari kamar mandi, Hiu Hwi tersenyum manakala melihat tubuh suaminya Yang masih tertidur pulas di atas ranjang mereka, dengan perlahan Hiu Hwi pun melangkahkan kakinya menuju ranjang mereka ,berniat membangunkan sang suami.
“Oppa, ppali Ireona” ucap Hiu Hwi menggoyang-goyangkan tangan suaminya.
“Eungghh…” namja itu hanya melengguh sejenak, lalu kembali kealam mimpinya, yeoja itupun menggeram kesal.
“Aishh Yak! Cho Kyuhyun ppali ireona!!” Teriak Hiu Hwi kepada suaminya Yang bernama Kyuhyun tersebut.
“Yak!! Ne baiklah, aku bangun Cho Hiu Hwi!!” Jawabnya tak kalah Tinggi.
“Cepat, kau pergi mandi sana, lihat ,ini sudah siang, apa kau tidak akan kekantor hari ini HUH ?” Ucap Hiu Hwi kesal.
“Aku Malas” jawabnya datar.
“Mwo?”
Author POV End
Hiu Hwi POV
“Mwo?” Ucapku marah.
“Cepat kau mandi atau aku akan pergi dari sini, ani , lebih tepatnya pergi dari rumah ini dan tinggal bersama Donghae Oppa” jawabku sedikit menekankan kata ‘Donghae Oppa’.
Mendengar hal tersebut lantas Hiu Hwi pun tersenyum menang.
“Mwo?, Andwae, Ne Ne baiklah aku akan segera mandi” ucapnya sambil berjalan malas menuju kamar mandi dan menutup pintunya dengan keras, aku hanya terkikik pelan.
Oh iya apa kalian ingin tau apa sebenarnya? Ya, kami adalah sepasang suami istri, kami melangsungkab pernikahan kami 6 bulan lalu bahkan ini pun belum menginjak 6 bulan Pas, aku dan kyuhyun adalah teman SMA, kudengar Dari semenjak SMA kyuhyun sering mengejar-ngejar diriku,namun berhubung aku juga menyukainya akupun akhirnya menerima pernyataan cinta kyuhyun Yang begitu tulus, hingga akhirnya kami sampai di jenjang Yang lebih serius, ya, dan akhirnya aku dan kyuhyun pun menikah, Kyu bekerja diperusahaan appanya di Cho Corp, ia dijabatkan sebagai presdir diperusahaanya, aku sedikit kasihan karna masih muda sudah disuruh untuk memimpin perusahaan sebesar itu , ahh sungguh malang sekali nasibnya.
Kini aku sudah ada didapur , aku sedang membuat jjangmyeon kesukaan kyuhyun, sedang asik-asiknya memasak tiba-tiba sepasang lengan kekar memeluk tubuhku dari belakang, sontak tubuhkupun menegang , kutolehkan kepalaku kearah samping kananku.
“Aishh oppa, kau mengagetkanku saja!” Ucapku seraya mencoba melepaskan pelukan kyu, namun ia malah semakin mengeratkan pelukannya.
“Kyu… lepaskan, aku tak bisa bergerak” ucapku pelan.
“Shireo, aku tidak mau” ucapnya manja.
“Oppa…”
“Baiklah aku akan melepaskan pelukanku, tapi dengan satu syarat?” Ucapnya tersenyum.
“Apa itu oppa ?” Tanyaku penasaran.
Ia tersenyum sebelum menjawab pertanyaanku.
“Aku ingin kita memiliki Aegy” bisiknya tepat ditelingaku, aku sedikit geli karna kini kyu mulai menciumi leherku.
“Kyu….”
“Jadi Bagaimana?” Tanyanya dengan tangan Yang masih memeluk tubuhku.
“Aku tidak mau, aku tidak mau memiliki aegy jika kau belum menyelesaikan semua pekerjaanmu diperusahaan appa.”
“Mwo? Tapi itu masih lama chagi-ya” ucapnya seraya melepaskan pelukkannya lalu kemudian membalikkan tubuhku menghadapnya.
“Aku tidak peduli, kau ingin aegy atau tidak?” Tanyaku seraya tersenyum mengejek.
“Justru itu aku ingin aegy agar aku bisa lebih bersemangat lagi dalam mengerjakan pekerjaanku dikantor” ucapnya memelas.
“Aku akan memberikannya padamu hal itu , tapi kau harus menunggu 1 minggu lagi ne” jawabku tegas.
“Mwo? Kenapa harus menunggu 1 minggu lagi? Kenapa tidak sekarang saja?” Ucapnya kesal.
“Terima atau tidak?” Tanyaku dengan menatap tajam ke manik matanya.
“Ahh ne baiklah baiklah” ucapnya pasrah, akupun mengecup bibir kyu singkat lalu tersenyum.
“Nahh begitu kan bagus,kau pasti semakin tampan setelah ini.”
Kudengar kyuhyun mendengus sebal kepadaku namun tak kuperdulikan dan akupun akhirnya kembali ke kegiatan memasakku.
Hiu Hwi POV End.
Kyuhyun POV
@Cho Corp
Setelah Cukup lama mengendarai mobil audi Biru ku, akhirnya akupun sampai di perusahaan appa ku , tempat Dimana aku bekerja sekarang, kulangkahkan kakiku menuju ruangan pribadiku, kini akupun sampai diruanganku, tanpa banyak waktu akupun langsung menyambar beberapa berkas Yang masih menumpuk diatas mejaku, sedang asik-asiknya aku membaca tiba-tiba terdengar suara seorang mengetuk pintu ruanganku.
“Masuk…” teriakku agak keras. Setelah aku berbicara tak lama kemudian muncullah seseorang Yang sangat tak asing lagi bagiku.
“Silyehamnida sajangnim, ada seseorang Yang ingin bertemu dengan anda” ucap direktur Lee.
“Eoh Nuguseyo direktur lee?” Tanyaku heran.
“Entahlah sajangnim, namun Yang ia katakan bahwa ia adalah orang Yang sangat dekat dengan anda sajangnim” ucapnya lagi.
“Baiklah , biarkan dia masuk” jawabku pada direktur Lee, direktur lee menganggukkan kepalanya kemudian membungkukkan badannya dan berjalan meninggalkan ruanganku.
Beberapa menit kemudian, kulihat ada seseorang memutar knop pintu ruanganku, perlahan pintu ruanganku ku pun terbuka lebar.
“Oppaaaaa…..” panggilnya dengan nada manjanya.
Akupun menoleh dan DEGGG..... tiba-tiba tubuhkupun seketika mematung melihat seorang wanita Yang kini tengah berdiri diambang pintu ruanganku.
“Min…ji…” ucapku gugup.
ya, ia adalah Park Min Ji , ia juga adalah mantan yeojachinguku, sebenarnya memang belum ada kata putus dalam hubungan kami, ia pergi begitu saja ke new york untuk melanjutkan kuliahnya disana, ia sempat mengirimi ku sepucuk surat Yang Dimana isinya bahwa dia akan kembali dalam waktu dekat ini dan setelah ia kembali ia ingin aku menikah dengannya.
“Oppa…neomu bogoshipo” ucapnya sambil memelukku erat, aku masih mematung dalam pelukkannya, ia melepaskan pelukkannya dari tubuhku lalu kemudian menatap ku heran.
“Oppa, neo gwenchana?” Ucapnya sambil menepuk-nepuk pipiku.
“Ahh, nan gwenchana min ji-ya,a..a..ada apa kau kemari?” Tanyaku gugup.
“Aish tentu saja untuk menagih janjimu dulu oppa, apa kau lupa? Jawabnya santai.
“Janji? Janji Yang mana?” Jawabku berpura-pura.
“Yak! Bukankah oppa bilang , oppa akan menikahiku setelah aku selesai dengan kuliah ku, apa kau lupa?” Ucapnya Yang sekaligus membuatku tersentak kaget.
“Aish, Kenapa aku membuat janji gila seperti itu padanya dan Bagaimana caraku menjelaskan padanya bahwa kini aku sudah menikah dengan yeoja lain” rutukku dalam hati.
“Oppa? Bagaimana apa kau sudah mengingatnya?” Tanya lagi, akupun sontak tersadar dari lamunanku.
“Mwo? Eoh ne nan gwenchana….Ji-ya mianhae , tapi sepertinya aku tidak bisa menepati janjiku” ucapku lirih.
“Mwo ? Waeyo oppa? Wae?” Jawabnya terkejut.
“Mianhae ji-ya tapi sekarang aku sudah menikah dengan yeoja pilihanku sendiri jadi aku…”.
“Mwo? Menikah? Shireo , oppa kau harus menikah denganku, aku jauh-jauh datang dari new york kemari karna apa? Karna aku ingin menikah denganmu oppa!” Jawabnya dengan isakkan Yang terdengar di telingaku.
“Mianhae ji-ya, aku tidak bisa menepati janjiku sendiri, Mianhae” jawabku seraya memeluknya dan mengelus punggungnya untuk menenangkannya, tak lama kemudian iapun melepaskan pelukkannya lalu beralih menatap mataku.
“Baiklah ,jika oppa memang tidak bisa menikah denganku, aku hanya ingin oppa mengabulkan satu permintaan terakhirku sebelum aku kembali ke new york” ucapnya masih terisak.
“Apa permintaan terakhirmu? Oppa pasti akan mengabulkannya , asalkan kau memaafkan oppa” ucapku seenaknya.
“Aku ingin oppa menciumku untuk terakhir kalinya” ucapnya lirih.
Seketika matakupun membulat sempurna setelah mendengar permintaannya.
“Mwo? Apa Yang kau katakan?” Ucapku terkejut.
“Aku bilang aku ingin oppa menciumku untuk Yang terakhir kalinya” Jawabnya dengan nada kesal.
“Ta…ta…tapi oppa tidak bisa ji-ya” ucapku gugup.
“Shireo, kau tadi Yang bilang akan mengabulkan permintaan terakhirku ini, ayolah oppa kumohon” Jawabnya memelas.
“Aish ne baiklah, tapi setelah ini kau harus memaafkanku dan segera ke new york ne!” Ucapku memperingatinya.
“Ne oppa nan yaksokhae” Jawabnya senang.
Perlahan kudekatkan wajahku kepadanya dan mulai memiringkan kepalaku, kulihat ia memejamkan matanya begitupun denganku. Kurasakan nafas kami saling beradu menimbulkan kehangatan diwajah kami dan CHU…. akhirnya bibirkupun mendarat dipermukaan bibirnya dan menahannya selama beberapa detik tanpa melumatnya. Setelah beberapa detik berlalu aku pun akan menyudahi tautan ini tapi dengan cepat min ji menahan tengkukku dengan cara mengalungkan kedua tangannya dileherku, kurasakan ia mulai berani melumat bibirku lembut. Sungguh ini tidak benar, ku coba melepaskan tautan sepihak ini namun ia malah menggenggam tanganku kemudian mengarahkan kepinggangnya, dan tangannyapun kembali mengalung keleherku. Ia mulai melumat bibirku kasar tapi aku enggan untuk membalasnya, hingga akhirnya ia pun menggigit bibir bawahku dan reflex membuatku membuka mulutku dan dengan kesempatan Yang ada min ji pun dengan cepat menautkan lidahnya dengan lidahku hingga akhirnya akupun mulai terhanyut dalam suasana gila ini, aku akhirnya membalas semua tautan Yang min ji berikan untukku hingga aku lupa dengan semuanya dan.
“Oppa…..”
Pranggg.....
To Be Continue 。。。
VOUS LISEZ
THANK YOU, KYU
FanfictionCerita ini mengisahkan tentang Suatu hubungan rumit yang dijalani oleh Cho Kyuhyun dan kekasihnya Lee Hiu Hwi disaat hubungan mereka tengah bahagia,tanpa diduga ternyata suatu masalah besar datang menguji hubungan mereka, Apakah masalah itu? dan bag...
