Part 1

14 0 1
                                        

Liburan telah tiba. Aku pun pulang kerumah, karena liburan harus dimanfaatkan di kota halaman. Aku sudah memasuki perguruan tinggi dan menuju tingkat ke 2.

Sesampainya dirumah, aku pun langsung memasuki kamarku. Kulihat album tergeletak diatas meja. Sudah 4 tahun lalu aku memasuki sekolah menengah atas.

Kulihat foto itu satu-persatu. ketika ku buka halaman selanjutnya, ternyata itu foto aku waktu MOS (Masa Orientasi Sekolah). Di dalam foto itu aku bersama teman-teman baru ku tersenyum bersama. Dan ketika aku mengingat foto itu, aku baru menyadari ternyata yang memegang kamera untuk kami berfoto ternyata Kak Dika. Mendengar namanya aja udah bikin kangen.

Keesokan harinya. pagi ini aku berniat untuk jogging, setelah hampir 2 jam aku diluar. Saatnya untuk pulang. Pada Saat aku pulang dan menyimpan sepatu di rak, ibu ku menghampiriku "Zitta nanti siang temenin ibu ke undangan ya", aku pun mengangguk.

Aku pun bersiap-siap, kemudian pergi ke undangan bersama ibu dan ayahku. ketika aku memasuki gedung --Skip-- .

Aku pun kaget melihat Kak Dika dan orang tua nya bersalaman dengan orang tua ku. Aku hanya bisa diam melihat Kak Dika yang berdiri pas di depanku. Mungkin dia lupa sama aku. aish...

Aku pun pulang dan mengecek handphone. Tanpa ku sadari ternyata aku mengecek/ menstalker akun socmed Kak Dika. Aku pun mengingat ketika aku masih jadi anak baru di sekolah menengah itu.

================================FLASHBACK==================================

Karena hari ini jadwal pembukaan daftar eskul basket, jadi aku pulang sekolah langsung ke tempat pendaftaran basket. "Aku kumpul disana dulu ya" kata ku kepada sahabatku. Ketika aku kumpul, aku bertemu dengan teman-teman seangkatanku. Acara kumpulan pun dimulai, segerombolan Kakak senior pun masuk. Aku pun malah memperhatikan Kakak-kakak senior dan tanpa sengaja aku melihat Kak Dika diantara kerumunan.

'Akhirnya Kak Dika pun pernah ikut eskul ini' kata ku dalam hati.

"Oh iya latihan dimulai hari Kamis sekarang ya" Kata pelatih basket dengan suara lantangnya.

Aku pun pulang kemudian mempersiapkan untuk latihan basket nanti.

-----------------------------Hari Kamis-----------------------(biar cepet ceritanya)

Hari ini tanggal merah di kalender, jadi latihan basket pun pagi-pagi. ketika aku sedang mempersiapkan sepatu di depan rumah. Ku lihat Kak Dika melewati rumahku dengan seragam basketnya, membuat dia menjadi tinggi. Aku pun bergegas meminum susu dan memakai sepatu agar bisa berbarengan dengan Kak Dika. Aku mulai berlari dengan sekuat tenaga dan ternyata Kak Dika belum menaikin angkutan umum. Aku mencari angkutan umum agak jauh dengan Kak Dika. Ketika aku memberanikan diri melihat Kak Dika ternyata dia sudah menghilang. Aku terus melirik sana-sini untuk mencari sosok Kak Dika, angkutan umum yang menawarkan kepadaku pun aku abaikan. Kak Dika pun mucul dari arah sana sambil berlari dan menaiki angkutan umu. Aish... Kak Dika ninggalin.

Sesampainya di lapangan, aku pemanasan dahulu kemudian latihan biasa. Dan di akhir ada pertandingan antara cewek dengan cewek dan cowok dengan cowok.

Aku melihat cowok sedang istirahat duluan, jadi lapangan bisa dipakai oleh anak cewek untuk tanding. Ternyata Aku kebagian cadangan. 'Akhirnya aku bisa beristirahat dulu' kataku dalam hati.

Pada saat aku mau duduk, aku melihat kearah Kak Dika berdiri ternyata tidak jauh. Aku pun sedang mengelap keringat. Kak Dika tiba-tiba menghampiriku "Dek, jagain tas yang itu ya ada hp soalnya". "Ya Kakak " aku pun menjawab. Aku melihat punggung Kak Dika sampai sosoknya hilang, lalu aku tersenyum sendiri. Mungkin ini akan terus berlanjut.

Bạn đã đọc hết các phần đã được đăng tải.

⏰ Cập nhật Lần cuối: Jul 23, 2016 ⏰

Thêm truyện này vào Thư viện của bạn để nhận thông báo chương mới!

WHEN LOVE IS BACKNơi câu chuyện tồn tại. Hãy khám phá bây giờ