"Buka pintu ini grace! keluarkan dia dari rumah itu!" kata seorang pria mabuk pada gadis berusia 14 tahun dibalik pintu tertutup.
gadis itu tetap berpelukan pada kakaknya yang lebih tua 4 tahun sambil terisak.
"Buka ini kubilang." lanjutnya lagi.
Mengingat ibunya sudah pergi mengungsi kerumah teman dekatnya. Kedua gadis itu sepakat untuk lari dari rumah itu melalui pintu belakang dan pergi ketempat dimana ibunya berada. Kedua gadis belia itu lari sekuat yang mereka bisa. Sang kakak tak pernah melespas genggamannya dari tangan adik terkasihnya. Ayahnya tampak sadar dan mengejar gadis belia yang tak lain adalah anak gadisnya ditengah dinginnya udara malam.
"Kak.. Itu ayah ngejar kita kak." kata gadis muda itu sambil terisak.
"Iya dek. Ayok lari cepetan" kata sang kakak sambil mengeratkan genggaman mereka.
Tuhan berpihak pada kedua gadis belia itu. Mereka berhasil lari dari kejaran Ayahnya si tukang mabuk dan tak bertanggung jawab itu. Dan sekarang berada dalam pelukam sang ibu yang sama malangnya dengan mereka.
*****
YOU ARE READING
Bad Memories of Love
Teen FictionKisah hidup seorang Graceiya Anastasya, sosok seorang gadis sederhana. Diluar dugaan seorang Richardo Sebastian menyukai grace dengan segala kesederhanaannya.
