Chapter 1

677 36 1
                                        

Kisah cinta berbeda iman, kini dialami seorang Immanuel Digo Cristofel, seorang Kristiani dengan Prilly Agatha Putri seorang islami yang memakai hijab setiap harinya, kini mereka sudah merajut kasih selama 2 tahun belakangan ini,,

Saat Digo ingin memperkenalkan kepada orang tuanya, Prilly menolak kenapa [?] Karena dirinya muslim, dan orang tuanya pun sangat taat kepada ibadahnya terutama sholat

" Prilly sayang, kapan sih kamu mau ketemu mama sama papa, atau ya mungkin kenalan gitu?? Aku mau seriusin kamu sayang " kata Digo memegang pipi kekasihnya itu berhadapan dengan wajah Digo

" aku belum siap Digo, " ucap Prilly

" kenapa sih, kamu gk mau ketemu orang tua aku ??, iya "

" bukanya aku gamau ketemu mama papa kamu, tapi " ucap Prilly terhenti

" tapi apa??, hemm "

" tapi kita kan gak se.." ucap Prilly terhenti karena Digo memotong ucapan Prilly

" seiman maksut kamu?? Iya,,?? kamu selalu ngomong kek gitu ke aku, meyakinkan aku,  bahwa kita gak seiman, beda keyakinan, iya?? Aku mau serius sama kamu Prill!! Sekarang kamu harus ikut ke rumah aku, kamu yakinkan kepada mama papa aku,, Please " kata Digo meyakinkan Prilly  agar mau diperkenalkan kepada orang tua nya

Prilly meneteskan air matanya saat mendengar ucapan digo, dan meyakinkan dirinya untuk berkorban demi dirinya dan Digo,, memang cinta butuh pengorbanan, dan kita harus berkorban karena cinta, Prilly semakin yakin kalau ali lah jodohnya, anak dari seorang pendeta itu

" kalo itu mau kamu, ayo sekarang kamu bawa aku kerumah kamu,.dan ketemu sama orang tua kamu m, tapi aku gak harus lepas hijab kan?? "

" gak lah ngapain coba,, kalaupun mereka gak terima kamu, aku bakal ikut kamu kok "

Saat sampai didepan rumah Digo, Prilly berhenti dan Digo menoleh kearah Prilly dan seolah bertanya [what??], Digo tersenyum kepada Prilly dan Prilly menarik nafas untuk kesekian kalinya,, yang prilly rasakan sekarang adalah [ragu], iya,, itu yang Prilly rasakan sekarang

" assala.. " ucapan Prilly terhenti saat mama dari Digo menantinya dibalik pintu

" haii ma,, ehh ma, kenalin ini Prilly calonya Digo yang kemaren Digo ceritain ke mama sama papa " ucap ali memperkenalkan Prilly ke mamanya,, Sedangkan mamanya melihat Sosok Prilly dari bawah kaki Prilly sampai ujung hijab Prilly

" hai tante, Prilly " mengulungkan tanganya

" ohh iya hai, saya Marissa mamanya Digo, he.em iya " balas Marissa ragu " yaudah yuk masuk, kebetulan adek**nya Digo pada ngumpul, tuh pada liat siraman rohani didalem " ucap Marissa sambil berjalan masuk

" Digo, lebih baik aku pulang yah, aku ragu den gn keputusan ini " ucap Prilly ragu

" udah yakin yah Prill, kalo seenggaknya mereka gabisa terima kamu apa adanya tanpa membedakan agama kita,, aku akan ikut kamu Prill, aku janji,, udah ya, sekarang masuk, dan kamu jangan terasa risih liat mereka, atau kamu yang jadi pusat perhatian mereka,"

" oke " 





Haii gimana cerita baru aku??  Ninggalin jejak semua kan??
Sorry kalo banyak typo,, byeee laffyuuu










Love SickDonde viven las historias. Descúbrelo ahora