Pengantar

2 0 0
                                        


Ken adalah sepupu terdekatku, di r
umah kami terdapat empat keluarga besar.
Paman Pon -adik laki-laki ayah- yang memiliki empat anak,

Bibi Iin -adik perempuan ayah- yang memiliki lima anak,

Bibi Oki -adik perempuan kedua ayah- yang memiliki empat anak dan

Ayah ku yang merupakan anak paling tua memiliki lima anak.

Keluarga yang 'agak' besar ini tinggal di rumah yang sama dimana dikepalai Nenek dan, kami tinggal bersama hingga usiaku menginjak 5 tahun, Paman Pon dan Bibi Oki pindah ke rumah baru mereka dan akhirnya keluarga yang tadinya 'agak' besar itu sedikit menyusut. Ken merupakan anak bungsu dari Bibi Iin, kedua keluarga kami masih tetap tinggal bersama nenek hingga usiaku 17 tahun, itulah alasan aku lebih dekat dengan Ken dibanding sepupu lain. Kami telah bersama sejak lahir dan usia kami sama, Ken hanya 5 bulan lebih kecil dariku dan bisa dibilang aku adalah kakaknya. Kami bermain bersama, sekolah dikelas yang sama, duduk sebangku, les ditempat yang sama, kerjakan tugas bersama. Kedekatan kami tak mampu dipahami oleh orang lain selain keluarga kami sendiri, saat lulus SMA Ken mengikuti orangtuanya pindah keluar kota untuk melanjutkan sekolah tinggi. Aku berpikir akhirnya kami akan berpisah setelah kebersamaan selama 17 tahun lamanya, tapi Tuhan berkehendak lain, dikarenakan beasiswa yang ku peroleh adalah universitas di kota tetangga akhirnya aku juga memutuskan merantau meninggalkan keluargaku untuk menuntut ilmu. Ken dan aku kembali tinggal serumah dengan status aku menumpang di rumah baru Ken, kami masuk kampus yang sama, jurusan yang sama dan kelas yang sama, dikarenakan aku tidak memiliki kendaraan jadi kami juga pergi kekampus bersama.

Disini awal mulanya cerita kami,
Kedekatan kami mulai retak

Siptap

Sepupu Where stories live. Discover now