Prolog

32 3 0
                                        

Hai, namaku Jeon Nara. Siswi kelas 2 Shs KORIN (Korea Internasional). Line 98, March 2nd. Hidupku dipenuhi keberuntungan yang sangat jarang dimiliki orang gadis seusiaku. Dengan tinggi badan 165 dan berat badan 45, membuat banyak siswi lainnya iri dengan kecantikan fisikku. Dan yeah aku termasuk siswi yang populer di sekolahku. Tak jarang banyak pria terobsesi padaku. Sebut saja salah satunya Minsuk. Kapten basket yang sekarang menyabet gelar menjadi pacarku. Yah, aku tidak mau berlebihan. Aku kira masa seniorku akan berakhir bahagia sampai akhir kelas 3. Tapi sejak aku mengikuti camp olimpiade, semuanya berubah. Ada sesuatu yang tidak menginginkan kehadiranku(?) mungkin.

-----

Hai, aku Kim Saeron, sahabat dekat Nara. Bukan, aku bukan bersahabat dengan Nara karena dia populer. Tapi kami memang bersahabat dari kecil. Sifatku berbeda 360 derajat dari Nara. Aku yang mandiri, tidak manja, disiplin, dan yang lainnya. Maka dari itu Nara tidak bisa jauh-jauh dariku, karena sifat kami yang saling melengkapi. Saat ini ia sedang menjalin hubungan dengan si keren Minsuk. Tapi yaaa siapa sih yang tidak terpesona dengan Nara. Sampai-sampai anak cupu kelas sebelah yang belakangan kuketahui bernama Sehun, juga ngiler dengan kecantikan Nara. Oke aku terlalu melebih-lebihkannya. Padahal Nara tak jauh dari kata manja dan bawel. Tapi ia punya otak yang cerdik, tidak semua orang tahu itu.

-----

Hai, gue Kim Minsuk. Kapten basket Shs KORIN yang sekarang sedang menjalin hubungan dengan cewek paling cantik di seluruh dunia. Ahh, kau tahu betapa bahagianya diriku? Dari sekian banyak lelaki, Nara lebih memilihku menjadi kekasihnya. Kenapa? Karena aku keren.

-----

Halo, namaku Ooh Sehun. Akulah cowok cupu berkacamata yang dimaksud Saeron. Ya, aku memang cowok cupu-yang-hobi-ke-perpus-dan-jarang-ke-kantin. Itu karena aku membawa bekal dari rumah. Aku memang naksir Nara dari kelas 1 sma. Dia cantik dan bertalenta. Dia sering dikirim untuk lomba Bahasa Inggris antar sekolah. Meskipun yang kutahu dia sangat manja dan sangat pilih-pilih. Sainganku adalah kapten basket, yang berkeringat saja dipuja layaknya dewa siwa. Apalah dayaku yang begini. Tapi aku tidak menyerah. Seminggu kedepan ada camp olimpiade. Dan aku akan berusaha untuk mengikuti seleksi. Dan tentu, dikelas Bahasa Inggris.
-----

Nb: anggep aja yg di mulmed itu pemeran Nara ya...

ObsessionWhere stories live. Discover now