Seorang gadis remaja sedang berjalan sambil membawa keranjang berisi bunga yg dipesan oleh tantenya. Saat di sebuah toko boneka dia berhenti lalu memandangi setiap boneka yg tertata rapih itu. Dia melangkah kembali dan tiba-tiba dia terpental kebelakang lalu menjatuhkan keranjang bunganya. Gadis itu memunguti bunganya yg berantakan karna tertabrak seseorang
"Kalau jalan lihat-lihat" suara yg tak asing ditelinga gadis itu terkesan kesal dan gadis itu langsung mendongakan kepalanya melihat pemilik suara itu lalu gadis itu berdiri
Deg jantung gadis itu berpacu lebih cepat saat melihat sosok yg sangat dikenalnya berdiri dihadapanya. Bibirnya bergetar serta mata yg mulai memanas hingga dia tak sanggup untuk terus menatap orang yg kini ada dihadapanya itu. Gadis itu membalikan badanya lalu mencengkram kuat keranjang bunga itu
"Minggir karna kamu menghalangi jalan bos saya" perintah seorang bodyguard hingga gadis itu pun menggeser tubuhnya kesamping
"Heh tunggu" ucap orang itu saat gadis dihadapanya mulai melangkah
Gadis itu terlihat sangat gemetar karna belum siap bertemu dengan orang yg kini bertabrakan denganya itu. Gadis itu membalikan badanya menghadap orang itu tanpa menatapnya
"Ambilin satu bunga untuk saya" ucap orang itu lalu bodyguardnya mengambilkan bunga dari keranjang milik gadis itu. Bodyguard itu mengambil bunga dari keranjang gadis itu lalu memberikanya pada bosnya
Rahang gadis itu mengeras dan bibirnya mengatup setelah orang yg selalu terbayang-bayang dalan kehidu panya itu berlalu dari hadapanya. Gadis itu menatap bayanganya sendiri dikaca toko. Setelah bercermin lama dihadapan kaca toko gadis itu meraba pipinya secara bergantian sambil dan terlihat menilai dirinya sendiri dihadapan kaca tersebut
"Cantik" seru seorang pemuda yg dari tadi melihat gadis yg bercemin itu
Gadis itu langsung berlalu karna mendengar suara yg tertuju untuknya. Tapi saat gadis itu melangkah pemuda itu malah mengikutinya
"Ngapain juga tuh cowok ngikutin gue" batin gadis itu lalu mempercepat langkahnya
Saat gadis itu menghentikan langkahnya maka pemuda itupun menghentikan langkahnya, saat gadis itu melangkah kembali maka lelaki itu melangkahkan kakinya mengikuti gadis itu
Yuki: Lo ngapain ngikuti gue? (Tanya Yuki yg diikuti oleh pemuda dibelakangnya)
Al" Siapa juga yg ngikutin lo (elak Al yg mengikuti Yuki)
Yuki: Nah itu maksudnya apa (sewot Yuki karna Al terus mengikuti langkahnya)
Al: Kaki-kaki gue ngapain lo protes (Al kembali melangkah karna Yuki juga melangkah)
Yuki: Malas debat sama orang gila kayak lo (Yuki langsung mengenhtikan bajai lalu masuk kedalan bajai itu)
Al: Boleh juga (lalu mengacak rambutnya sambil tersenyum dan kembali menuju parkiran mobilnya)
Yuki kembali kerumah tantenya dan memberikan pesanan yg diminta oleh tantenya
Tia: banyak banget (seru Tia karna Yuki membawa bunga lebih dari yg dia katakan pada Yuki
Yuki: anggap saja selebihnya itu hadiah dariku (ucap Yuki tersenyum manis pada Tia
Tia: hadiah? (Tanya Tia heran dengar kata hadiah)
Yuki: besok aku mulai bekerja jadi aku bisa bantu tante untuk cari uang (ucap Yuki lalu memeluk Tia)
Tia: jadi kamu sudah dapat pekerjaaan? (Tanya Tia ikut bahagia karna akhirnya Yuki bisa mendapat pekerjaan juga)
YOU ARE READING
What To Do
FanfictionSeorang gadis yg mengalami masa silam yg sangat kelam hingga nyawanya juga terancam. Tapi dia selamat dari kematian karna seseorang menyelamatkan nyawanya. Hidupnya terus dihantui bayangan kelam walau dia berusaha melupakanya tapi kenangan pahit itu...
