Never click suspicious links
Reminder: Wattpad will never ask for passwords, payment information, or other sensitive account security details.

Remember

788 62 11
                                        



Hallo.

Ketemu lagi sama author gak jelas hehehe xD

Kali ini bawa OS nih.





Happy reading.



Hujan turun sedari tadi, hawa dingin mulai menusuk hingga tulangku. Tapi semua itu tidak aku pedulikan, aku sangat menikmati hujan yang tengah turun. Mandi hujan, itulah yang tengah aku lakukan saat ini, ini sangat menyenangkan bukan? Mendongakkan wajahku menatap langit yang tengah menangis ini, tetes demi tetes jatuh membasahi seluruh tubuhku. Tetes air yang membuatku mendapatkan sensasi berbeda.

Bau tanah khas saat hujan turun menyeruak begitu saja, bahkan sudah sadari tadi indera penciumanku menangkap bau tanah ini.

Banyak orang yang sepertinya takut dengan hujan dengan alasan takut sakit. Padahal menurutku itu tidak menjadi alasan kuat, toh aku baik-baik saja meskipun mandi air hujan. Ya, aku tau kalau kekebalan setiap orang itu berbeda.

Aku menatap seseorang yang selalu menemaniku mandi air hujan. Orang itu tertawa lepas dengan badannya yang digerakkan ke kanan dan kiri. Kepalanya mendongak dengan mata yang tertutup, aku rasa dia tengah menikmati setiap tetes air hujan yang jatuh.

"Ve kemarilah."

Aku menatap seseorang yang memanggilku. Tangannya bergerak menandakan agar aku segera mendekat kearahnya. Cepat-cepat aku melangkahkan kaki ku kearahnya, tentunya dengan seulas senyum untuknya.

"Kenapa?" Tanyaku ketika aku sudah berada didekatnya.

"Sepertinya hujan akan reda. Lebih baik kita berhenti mandi air hujan." Katanya.

"Ah baiklah. Aku sendiri juga merasakannya, sepertinya langit akan kembali berwarna biru." Ucapku sembari menatap langit.

"Baiklah, aku akan pulang." Pamitnya. "Sebaiknya kamu cepat mandi, Veranda." Pesannya sebelum dia pergi meninggalkan halaman belakang rumahku.

"Tapi kamu tidak akan lupa dengan acara nanti malam kan?" Tanyaku yang berhasil menghentikan langkahnya.

"Pasti aku tidak akan lupa. Nanti malam aku akan datang ke rumahmu. Aku tidak mau dihukum kerena hanya tidak mengerjakan Pekerjaan Rumah." Ujarnya tersenyum padaku kemudian pergi.

Ah, sepertinya aku belum memperkenalkan diri. Baiklah, izinkan aku memperkenalkan diriku. Aku Jessica Veranda, kalian bisa memanggilku Veranda atau Ve. Dan yang menemaniku mandi air hujan tadi adalah sahabatku. Namanya Devi Kinal Putri, panggil saja Kinal.

Aku dan Kinal sudah bersahabat sejak lama, aku mengenal Kinal sejak masih duduk dibangku taman kanak-kanak. Lama ya? Tentu saja, jika difikir mungkin hampir dua belas tahun. Waktu pertemuan yang begitu singkat dulu, ternyata mampu membuatku mengenalnya hingga saat ini.

Dua belas tahun bukanlah waktu yang singkat, terlebih lagi untuk mengenal Kinal lebih jauh dengan sifat yang jauh berbeda. Tentu itu bukanlah hal yang mudah, tapi aku percaya bahwa waktu akan membawaku bisa mengenalnya lebih jauh. Waktu yang lama ini juga tidak berlalu dengan mudah, banyak hal-hal sepele yang hampir saja memutus persahabatanku, tetapi aku bersyukur Tuhan masih menjaga persahabatanku dengan Kinal hingga saat ini. Terimakasih Tuhan.

RememberCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang