Kita dipertemukan bukan tanpa alasan
Berdiri tegak di atas banyak kemungkinan
Memang bukan untuk saling mengisi
Namun untuk saling mengimbangi
Bangkai hatiku tak mungkin dipijak lagi
Kecuali dihidupi burung yang terbang tinggi
Memang bukan tempat mencari kama
Namun tempat 'tuk dijaga dilipur lara
Air mataku mustahil dilenyapkan
Yang kuperlu hanya pemegang cawan
Memang bukan hadir sebagai penyenang
Namun cukuplah jadi tanda penenang
Entah kau buta atau aku pendusta
Entah kau bebal atau aku kaya akal
Entah kau sejenis sutera atau aku bagai batu bara
Entah kau manusia apa, atau aku iblis macam apa
Karena kau marionet hidupku
Dan aku manipulator matimu
Bandung, 5 Mei 2016
YOU ARE READING
Notasi
Poetry"Every heart sings a song, incomplete, until another heart whispers back. Those who wish to sing always find a song. At the touch of a lover, everyone becomes a poet." - Plato
