Buku diary yang gue temukan 2 hari lalu membuat gue bernostalgia. Sudah 2 hari juga gue menunda pekerjaan, padahal editor gue udah berkali-kali menelfon gue hari ini untuk menyerahkan chapter terakhir buku gue.
Semua karena diary yang gue tulis sewaktu SMA, yang gue baca tepat setelah gue temukan di gudang. Sekarang gue masih di halaman 20. Gue gak habis pikir, se-kuper itukah gue sampai punya waktu banyak untuk menulis diary setebal dan se-detail ini?
Semua yang terjadi dengan gue di SMA, gue tulis di buku bersejarah ini. Cover bukunya gue tempelkan stiker-stiker kecil yang gue beli di toko khusus barang barang Jepang. Tertulis PERSONAL: DO NOT READ! di cover-nya dengan tinta biru muda. Gue tertawa kecil melihatnya.
Orang-orang yang perlahan masuk ke hidup gue semasa itu, kejadian-kejadian memalukan dan menyenangkan, hal-hal yang gak gue duga akan gue lakukan, semua cerita masa SMA gue ada di dalam buku yang sedikit berdebu ini.
Termasuk dia, yang memiliki peran paling besar.
[artificials, 2016]
Insyaallah, gak bakal gue delete.
YOU ARE READING
Solar System
Teen FictionHanya sekelompok remaja yang sebenarnya gak tau banyak tentang tata surya.
