Kami telah memperbarui Pedoman Konten kami.
Tinjau pedoman terbaru untuk terus berbagi cerita dengan aman.

aula

2.6K 266 17
                                        

Sasha datang ke sekolah satu setengah jam lebih awal daripada biasanya.  Hari ini, ia akan berangkat live in ke Jogjakarta dan sekitarnya. Kegiatan ini mewajibkan seluruh siswa kelas 8 meninggalkan rumahnya selama seminggu. Tujuan kegiatan ini adalah melatih kemandirian dan kebiasaan hidup terbatas.

"Kita pisah bus, Sash!" kata Stephanie kecewa ketika membaca pembagian bus di papan pengumuman.

"Yang penting serumah, sama di hotel nanti sekamar," kata Sasha santai.

"Ga asik Sash selama perjalanan ga ada lo,"

"Yela videocall aja susah amat," kata Sasha kelewat santai dibanding temannya yang sekarang sedang gelisah karena sahabatnya tidak berada di satu bus yang sama dengannya.

"Emang di bus 3 lo punya temen?" tanya Stephanie meledek.

"Hahaha gue gapunya lah,"

----

Siswa lain sibuk mendengarkan penjelasan guru mengenai tata tertib dan sebagainya, Sasha mencolek pundak sahabatnya yang berada di barisan bus 4.

"Eh itu pala si botak mantulin cahaya lampu tuh hhah,"

"Buset dah lu Sash ngatain orang aja mulu," cibir Stephanie berusaha tidak menghiraukan perkataan Sasha, "dihukum mampus ae lo."

Sasha memainkan kameranya, membuka - tutup penutup baterainya, memutar - mutarkan tali kamera pada jarinya sampai tak sengaja kameranya terkena punggung seseorang yang duduk tepat di depan Sasha.

"Eee maaf ton," kata Sasha saat Ashton menoleh ke belakang karena dikira dipanggil.

"Slow," kata Ashton, kemudian ia membalik badannya ke depan lagi.

"Eh ton, lu di dusun apa? Sama siapa?" tanya Sasha.

Yang ditanya menoleh lagi ke belakang, "batur duwur, sama Harry," jawabnya, lalu kembali menghadap ke depan.

"Lo diem, gapunya temen ya?" tanya Sasha dengan gaya ceplas ceplosnya.

"Temen gue banyak, tapi di bus lain," kata Ashton sambil membenahi topinya.

"Yeu," cibir Sasha, "sama gue yuk!"

"Yodah," jawab Ashton menyetujuinya.

---

Semua siswa telah dipersilakan untuk naik ke bus masing - masing. Setelah meletakkan tas pakainnya ke dalam bagasi, Sasha segera naik ke bus dan menempati bangku bagian agak ke belakang.

"Kenapa duduk di sini sih?" tanya Ashton agak kesal.

"Udah gausah bacot sini duduk gapunya temen ae," kata Sasha sambil menarik tangan Ashton agar ia segera menduduki bangkunya.

"Kok lo mau duduk sama gue?" tanya Ashton kepada Sasha yang sibuk mengutak - atik kameranya.

"Karena... Apa ya...? Gue gapunya temen juga haha," jawab Sasha enteng, Ashton mendengus.









ada yang di sekolahnya nggak ada kegiatan live in? jadi live in tuh kita tinggal di rumah orang -  orang penduduk desa, terus kita bantuin kerjaannya gitu, terus ada kegiatan sekampung setiap harinya. yagitu. udah tau kan? :-)

Live In • ai | ✔Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang