Let Me Love You, Good bye

97 15 18
                                        

List : One Direction - Love You Goodbye 🎶

'Flashback on'

"Huaaaaa jangan pergi U jangan tinggalin itaa, huaaa" tangisan seorang gadis kecil berusia 8 tahun terdengar nyaring di rumahnya.

Dia. Jojo. Teman kecil nya. Teman yang selalu di sampingnya, akan pergi meninggalkannya. Teman yang dicintainya akan pergi jauh yang tak bisa di jangkaunya.

"Ita tenang ya, pasti Jojo bakal kembali. Pasti! Pegang janji Jojo ya?" Ucap seorang anak lelaki berusia 10 tahun itu. Terpaksa Ia membuat janji yang tak pasti untuk  sahabat kecilnya itu.

Jujur, Ia sangat berat meninggalkan sahabat tersayangnya tersebut. Mereka. Ita dan Jojo sedang menautkan kelingking simbol janji.

"Janji ya? Jojo bakal kembali terus nanti kalo Jojo kembali Jojo bakal jadi pacar Ita," pernyataan yang sangat aneh untuk keluar dari mulut anak kecil,

"Iya," ucap anak lelaki tersebut dengan senyuman manis tersirat kesedihan, dia memang baru 10 tahun, namun Ia cukup dewasa untuk mengatasi masalah ini.

'Flashback off'

***

Kedua orang insan berbeda jenis sedang bersantai di atas rumah pohon yang berada di depan rumah gadis itu, Alinta.

Bersama dengan sahabatnya, Aldi. Mereka menjalani rutinitas nya setiap malam ketika telah usai belajar. Berada di atas rumah pohon yang dibuat ayah Alinta untuk dirinya. Yang sekarang menjadi markas dengan sahabat lelakinya.

Menatap ke atas langit malam dengan berjuta-juta bintang membentuk orasi yang sangat indah dipandang mata. Mereka sedang duduk di pinggir rumah pohon, dengan kaki yang masing-masing menggantung.

"Eh cungkring, lo tauga, gue lagi kangen sama seseorang, dia sekarang ngapain ya? Kok gue sekarang malah merasa terkhianati." Ucap Alinta yang Aldi pikir ngelantur, karena pasalnya Ia sama sekali tidak memahami arti ucapan sahabat perempuannya tersebut. Tunggu, apa tadi dia bilang? Cungkring? Yang benar saja. Ia tidak merasa memiliki tubuh yang cungkring, bahkan Aldi memiliki tubuh yang ideal dan tinggi lumayan. Itu yang selalu Aldi dengar dari setiap pujian yang datang dari penggemarnya di sekolah.

"Kangen sama gue? Bilang aja kali," Aldi menanggapi dengan gurauan yang datar dan sama sekali tidak lucu untuk Alinta.

Alinta berdecak lidah mendengar omongan Aldi yang sangat konyol. Garing.

" ish galucu juga." Ucap Alinta merasa kesal pada Aldi.

"Gua bilang lucu?" Ia memang bergurau, tapi Alinta sama sekali tidak menanggapi dengan baik.

"Paansi? Bete." ucap Alinta penuh penekanan.

"Yauda deh, Oke. Marah mulu, sensi amat sama gue."  Aldi teringat sesuatu yang setelah beberapa saat Ia mendecakkan lidah. Bingo!  "Tanggal berapa si?" Tanya Aldi sedikit excited seperti telah menemukan sesuatu yang menggilitik hati. Seakan siapapun yang akan menemukannya akan merasa bangga.

"Pikir aja sendiri," jawab ketus Alinta.

Aldi merogoh ponsel di saku celana pendek selututnya, ketika Ia melihat tanggal yang berada si ponselnya menunjukkan angka 27 bulan September. Ia menyadari sesuatu.

"Oh pantes aja emba emba imut satu ini berubah jadi monster inc." celetuk Aldi asal sambil memutar- mutar bola mata seperti orang menyindir.

"Paansi? Tijel." Jawab Alinta masih ketus.

"kalo lagi PMS jangan lampiasin ke gua dong mbak, ntar kalo imut gua nambah gimana?" Ucap Aldi dengan memasang tampang Puppy eyes nya. Sebenarnya Aldi yang merasa menjadi korban pelampiasan merasa tidak terima dengan perlakuan sahabat tersayangnya itu. Sepertinya, Aldi memang sahabat lelaki Alinta yang kategori langka. Karena Ia sangat mengetahui semua tentang Alinta, termasuk tanggal tamu bulanan sahabat perempuannya itu.

LET ME LOVE YOU, GOOD BYE[Oneshoot]Stories to obsess over. Discover now