Hai guys namaku Jessy Nadine Braham. Aku lebih suka dipanggil Jessy, aku berasal dari Amerika, Jack A Braham adalah kakak ku. Kami menetap di Indonesia sejak aku kelas 1 SMA. Aku berasal dari keluarga Braham.
Lussy Nadine adalah mama ku, mama berasal dari Indonesia sedangkan papa adalah Alexander Braham, papa berasal dari Amerika. Mama & papa tinggal di Amerika. Mereka selalu sibuk dengan perusahaannya, tanpa ngebagi waktu untuk aku dan ka Bram.
Sekarang aku harus melanjutkan kuliah ku, sedangkan ka Bram harus mengurus perusahaan papa yang berada di Indonesia.
Hari - hari ku penuh dengan kesibukkan, jarang sekali ada waktu luang untuk aku beristirahat. Mungkin hari ini aku akan break untuk sementara, dan melakukan refresing ke Jerman.
Aku beranjak pergi untuk menemui ka Bram. Akhirnya aku sampai di tempat tujuan ku yaitu di kantor ka Bram.
"Ka, gue pengen minta izin nih"
"Minta izin buat kemana jess?"
"Gue mau ke Jerman ka"
"Ngapain? Mendingan bareng sama gue aja nanti"
"Yah elah ga usah, gue juga udah izin sama mama ko. Lagi pula gue cuman mau refresing doang"
"Yaudah terserah lo, asalkan lo harus jaga diri baik - baik. Nanti kalo pekerjaan gue udah selesai, gue nyusul lo disana"
"Siap dehhh kaa"
Aku langsung pamit pulang dengan ka Bram. Sesampainya dirumah aku membereskan semua barang - barang yang ingin aku bawa untuk berlibur nanti.
~MORNING
Pagi ini aku bergegas menuju bandara bersama ka Bram, dia menemaniku untuk ke bandara. Akhirnya kita sampai didalam bandara dan aku langsung membeli tiket pesawat.
Tiba nya jam giliran untuk tiket pesawat ku. Aku langsung berpamitan dengan ka Bram, terpendam raut muka mencemaskan ku .
"Ka aku berangkat yaaa, jangan khawatir aku bakal jaga diri, (memeluk) jangan lupa susul aku ya ka"
"Iya lo baik - baik ya disana (mencium kening ku)"
Sambil melambaikan tangan, aku segera memasuki pesawat yang akan berangkat menuju Jerman.
Setelah lama aku berada didalam pesawat akhirnya aku tiba di tempat yang aku tuju. Tiba-tiba seseorang menabrak ku.
"Aduhh sakit tau, jalan ga punya mata ya!" ucap ku
Dia menatap ku dengan datar. Ketika dia membuka kacamata yang dia pakai." Siapa dia?" Fikiranku bertanya, aku sangat mengenal dia.
"(Mengulurkan tangannya)"
"Makasih" ucap ku dengan nada ketus.
Tanpa berbicara apapun dia langsung berjalan melalui ku, menjadikan aku angin lalu. Ketika aku ingin pergi, aku melihat sebuah dompet. Aku yakin itu adalah dompet nya, aku buka dompet itu dan tertulis nama "Nicollo Reid".
Aku kenal dia. Ini ga mungkin....
Vote guys thanks
YOU ARE READING
Believe
RomanceKata percaya mungkin mudah di dapat tapi sulit tuk dipahami, kepercayaan adalah hal yang sangat berharga untuk setiap orang. Maka jangan lah sia siakan orang yang sudah percaya dengan mu.
