It's You?

103 5 0
                                        

Bel sekolah berbunyi

Joel anak kelas 11 ipa 2 keluar dengan muka kusutnya. Tidak tau kenapa hari ini rasanya dua ingin cepat-cepat pulang dan tidur. Lelah sekali. Dengan jalannya yang setengah di seret, dia akhirnya menuju tempat parkir motornya yang terletak didekat kantin.

'woi! Jo!' panggil seseorang yang suaranya tidak asing lagi bagi joel. Joel pun yang tadinya ingin menaiki motornya dan langsung menancap gas dan pulang. Akhirnya dia menengok ke arah suara itu.

'kenapa?' tanya joel kepada hanna teman sekelasnya, sekaligus wakil ketua osis. Iya. Joel adalah ketua osis.

'lo dipanggi sama pak sugi. Katanya ada yang harus di omongin' jelas hanna, hanna ini memang cantik, tetapi terlalu tomboi, dan joel tidak terlalu suka sama cewek yang tomboi, dia lebih suka sama cewek yang feminim, yang anggun tingkah lakunya.

'lo aja deh urusin, gue mau cepet pulang nih, gue cape' joel menolak.

'kok gue? Kan elo ketua osisnya, dan pak sugi emang maunya ngomong sama lo'

Joel menghela nafasnya, akhirnya dia memutuskan untuk menemui pak sugi. Hanya sebentar. Sehabis itu dia mau langsung pulang dan tidur dikamarnya. Dia sudah membayangkan betapa enaknya tidur dengan kasur yang empuk, dinginnya ac, dan selimut yang hangat.

Diruang osis

'permisi pak, bapak panggil saya?' tanya joel dengan sesopan mungkin.

'iya silahkan duduk jo' kata pak sugi sang pembina osis.

'besok, bapak mau kamu menemui bapak pagi-pagi sekali. Karena besok kita akan menerima murid baru. Dan bapak juga ingin kamu dan hanna, membatu dia untuk beradaptasi dengan lingkungan sekolah kita ini' jelas pak sugi.

'loh? Pak, biasanya kan juga kalau ada murid baru yang masuk ke sekolah ini, dia bisa beradaptasi sendiri kan?' joel bingung, kenapa tiba-tiba sekolah ini mengubah sistemnya sendiri tanpa sepengetahuan murid-murid yang lain.

'memang, tetapi kali ini murid yang satu ini memang sangat spesial. Sangat dihormati oleh yayasan. Dan oleh karena itu, saya mau kamu membatu saya untuk membimbing dia beradaptasi dengan sekolah ini. Kamu ajak jalan keliling sekolah ini, kamu kenalkan ruangannya, dan lainlain'

'yaudah pak, besok saya langsung menemui bapak' kata joel.

'bagus, terimakasih ya jo. Skrng kamu boleh pulang' jawab pak sugi.

'permisi pak' akhirnya joel pamit keluar dari ruangan itu, dan jalan menuju tempat parkir.

BRUK!

'aghhhhh!'

'sorisori. Ren? Lo gpp?!' joel panik

'kaki gue jo' renna masih meringis kesakitan.

'coba sini gue liat' joel menunduk dan dia melihat kaki renna yang memar karna tersandung batu.

'awwww! Sakit jo! Gila ya?!' renna hampir menangis karena tangan joel memencet mata kaki renna yang memar itu.

'makanya jalan tuh liatliat ren. Ceroboh sih lo' joel benar benar memperhatikan mata kaki renna.

'ini juga gara-gara lo! Siapa suruh lo nabrak gue?' renna balas memarahi joel.

'yaaa tdi kan gue udah bilang sori ke elo' joel masih berusaha membela diri.

'lo mau kemana sih emang buru-buru?' tanya joel

'mau balik lah, bokap gue udah....ohiya mampus! Gue duluan ya! Bye!' renna langsung meninggalkan joel gitu aja.

'ih gajelas banget sih tuh anak' joel menggelengkan kepalanya. Joel pun langsung menuju tempat parkir dan langsung menancap gasnya langsung ke rumahnya. Sesampainya dirumah, dia menuju ke kamarnya dan tepar.

Keesokan harinya

'permisi pak' joel mengetuk pintu dengan sopan.

'nah itu dia orangnya' pak sugi langsung memberikan isyarat dengan dagunya di naikan.

Terlihat dari belakang rambut hitam panjang terurai dengan sempurna, seorang wanita yang memakai seragam yang sama seperti seragam joel. Iya, pasti ini orang yang pak sugi maksut.

Wanita itu pun nengok ke arah joel. Dan. Wanita itu......

🌻🌻🌻

Hai! Ini cerita pertama gue. Gue pemula banget nih! Yaaa tapi bisa lah bikin cerita yang bagus dikitdikit. Tapi tetep aja sih gue butuh bantuan kalian semua yang baca cerita gue. Buat vote sama comentnya ya! Kalo ada kritik, coment aja! Itu gue anggep masukan buat cerita gue selanjutnya! Bawel ya gue? Hahahaha oke! Selamat membaca!

Give Me A ReasonStories to obsess over. Discover now