Playlist Song ::
🎧 Kim Taeyeon - UR
~ Atha & Rania ~
Senin, 1 Januari 2019
"Happy new year and Happy Birthday Atha Rafi. Selamat ulang tahun sayang yang ke 21, semoga panjang umur, sehat selalu dan semoga tahun depan kita ngerayain Tahun baru dan Ulang tahun kamu bareng-bareng ya hehehe. Kamu tau gak Fi? Aku kangen kamu tau. Oh iya, Rania hari ini lulus SMA lho Fi. Niatnya aku pingin dateng cuman aku demam dari semalem jadinya gak jadi. Aku bikin video ini susah payah lho, aku kan lagi demam pokoknya nanti kalo kamu pulang aku mau minta traktir di Cafe langganan kita sebagai imbalannya terus kita tour kuliner gitu hehe. By the way, I love you and Happy Birthday Rafi."
Klikk
Layar laptop pun mati seiring dengan habisnya video itu, dan disana seorang pria menatap kosong video itu dengan tersenyum sedih.
Mengingatkannya akan masa lalu yang begitu menyakitkam baginya, masa lalu yang membuat dia begitu terluka.
Meskipun hatinya telah terukir nama baru, tetap saja nama baru itu hanya sekedar pengganti baginya.
Ya, pengganti. Katakan ia jahat, tapi ia juga tak bisa menyangkal bahwa namanya masih terukir sempurna dihatinya meskipun nama baru itu telah mengisi harinya.
*-*-*
Tanpa pria itu sadari, dibalik pintu ruangannya ada seorang perempuan yang melihatnya.
Seorang perempuan yang mengetahui bahwa prianya masih merindukan masa lalunya.
Dan dia hanya bisa berharap, agar prianya bisa bangkit dari kenangan masa lalunya. Dan ia akan berada disisinya menunjukan kalau ia Arania Calista, bukan Araina Cyntia. Hanya menunjukan agar prianya tidak menganggapnya sebagai pengganti siapapun.
Karna gak ada seorang pun yang mau dirinya dianggap hanya sebagai pengganti.
*-*-*
"Selamat Ulang tahun Atha yang ke 24! Panjang umur dan sehat selalu, gimana? Sukses kan surprise aku kali ini, Tha? Hehe" ucap Rania ke atha.
Sedangkan Atha hanya bisa memberikan senyum dan pelukan kepada kekasihnya, Rania.
"Sukses kok kali ini dan makasih ya sayang kejutannya, Kamu kesini naik apa? Udah malem banget gini." Kata Atha.
"Sama-sama Tha. Sebenernya sih aku disini udah dari tadi sore, cuman kata tante Zifa kamu gak keluar kamar sejak siang. Bagus sih sebenernya karna tadi aku buat kuenya kan disini bareng tante kalo kamu keluar mungkin bakalan gagal lagi kali ini." Jelas Rania.
Binar gembira terlihat jelas dimatanya menunjukan dia senang dengan berhasilnya kejutan kali ini untuk kekasihnya.
"Atha, tadi Kak Aya dateng kesini ngasih undangan."
"Ok, Ran bisa minta tolong gak?" Tanya Atha.
"Apa?"
"Tolong ambilkan hp ku dong di ruang kerja ku. Aku lupa kalo sekertaris ku ngirim email buat meeting rabu besok." Jelas Atha.
Rania keluar dari kamar menuju ruang kerja Atha, dan benar saja hpnya tertinggal di atas meja.
Layar ponser itu menyala, ada pemberitahuan yang masuk dan cukup sakit saat mengetahuinya.
Bukan, bukan pemberitahuannya tetapi wallpaper yang terpampang jelas didepannya.
Foto yang menampilkan kekasihnya dengan seorang perempuan manis yang tersenyum bahagia kearah kamera. Kekasihnya dengan masa lalunya, Atha dan Raina.
Rania cepat-cepat menghapus air mata yang turun dari matanya tersenyum berusaha untuk tidak memperdulikan apa yang baru saja dilihatnya.
"Ini Tha hp kamu, aku tidur dulu ya ngantuk banget nih udah jam 2 pagi juga. Good night Tha."
Sepeninggalnya Rania, Atha melihat layar hpnya yang menyala dan tersenyum sedih.
Tak lupa dia mengusap layar hpnya berharap bahwa sosok perempuan yang di dalam foto itu bisa merasakan betapa rindunya dia disini.
"Kamu gak ngucapin juga Rai? Ini tahun ke 3 kamu gak ngucapin selamat ke aku lho. Aku rindu kamu Rai, aku rindu senyum mu, aku rindu suara mu. Awal-awal kepergian kamu aku hampir gila disini, aku mengurung diri ku dikamar dan terus memandangi wajahmu di foto yang ku letakan di kamar ku. Sampai akhirnya dia datang, memberi semangat pada ku dan membantu ku keluar dari keterpurukan. Ya, dia kekasihku, dengan dia aku bisa mengobati rasa rinduku terhadap mu. Dia adik mu yang kamu ceritakan kepadaku 3 tahun lalu. Arania Calista. Aku mencintaimu Araina Cyntia."
Atha mematikan hpnya lalu tersenyum kepada foto yang ditempatkan dibawah bantalnya, masa lalunya yang masih ia cintai. Araina Cyntia.
YOU ARE READING
Atha & Rania
Romance"Aku beda sama dia, dia itu masa lalu kamu. Ini aku, Arania Calista. Bukan Araina Cyntia. Mungkin kita punya kemiripan, tapi kita dua orang yang berbeda karena aku mencintaimu dengan cara ku sendiri." - Arania Calista -
