"I think I'm going crazy now" bisik Richard kepada dirinya sendiri
Ia berjalan ke rumahnya yang terletak di Hills of Sanctuary bersebelahan dengan Stain River tak jauh dari Vault 111. Sesampainya di rumah, Codsy menyapanya.
"Good afternoon, Mister Richard" sapa Codsy dengan aksen Inggrisnya.
"Codsy...do you remember me?" Richard berkata seolah tidak percaya bahwa robot tua miliknya masih hidup walaupun sekarang dalam keadaan yang rusty.
"Well of course Mister Richard. Where is madame and little Alex?" balas Codsy.
"Angel's...gone. And Alex's kidnapped"
"Oh...I'm sorry to hear that. Do you want some coffee sir?"
"Codsy, focus"
"I...I'm sorry sir I just missed you and madame and little Alex. It's been...awhile, for a hundred years sir" balas Codsy dengan suara menyerupai orang yang sedang menangis.
"It's okay Codsy. Any information while I'm gone?"
"Yes, sir. I've heard that some citizen has holed up in Canyon Town. Maybe you want to check it out"
"Okay Codsy, I will"
"Oh yeah sir. Here's some water I've prepared for you" Codsy memberi Richard sebuah botol berisi air yang telah di purify.
Richard berjalan mengikuti jalan keluar dari Hills of Sanctuary. Sekitar 10 meter dari jembatan yang menghubungkan tempat tinggalnya dan kota Wealthy, di sebelah kanan terdapat sebuah pom bensin yang sudah hancur. Dia mendekati pom bensin tersebut, dan melihat ada seekor anjing yang terluka di sebelah sebuah mobil yang telah hangus.
"Hey lil buddy, are you lost?"
Anjing tersebut merengek, karena badan bagian kanannya seperti ada luka cakaran.
"Come with me, Houndy" Richard segera menamakannya Houndy karena ia sadar, tidak mungkin pemilik anjing ini masih hidup melihat keadaannya yang seperti ini.
Sesampainya di Canyon Town ia melihat sinar merah terus menerus memancar dari sebuah gedung yang terletak di pusat Canyon Town. Ia segera mengetahui bahwa ada seseorang yang menggunakan senjata laser sedang membela diri dari serangan Raider, sebuah kelompok yang terbongkar-namun-terorganisir di seluruh penjuru kota Wealthy.
"Oy you son of a breach! Get the hell out and face us like a man!" belum lama ia berteriak seperti itu, tembakan laser pun menyambar kepalanya dan ia pun tewas seketika.
"Which side should I help. The one's using a laser gun is defending this building I think. I'm helping him"
Richard menyelinap, kemudian menembaki satu Raider. Raider yang satu pun kaget.
"What the freak, where the hell did that come from" belum lama ia menyadari bahwa Richard yang menembak temannya, Pervey melempar sebuah granat yang dengan seketika meledak di samping kepala Raider tersebut.
"Hey strangers! Come help me beat the Raiders inside! Grab the laser musket inside the store!" dengan segera Richard mengambil laser musket yang berada di belakang counter sebuah toko, disebelahnya terdapat beberapa fusion cell yang menjadi peluru dari senjata tersebut.
Ia memasuki gedung tersebut. Di balkon lantai 2 gedung tersebut ada 2 Raider yang melihat Richard dan mengira dia adalah teman mereka.
"Hey Watson! Come upstairs and see what we've got"
Richard segera naik ke lantai 2. 2 Raider tersebut tidak melihat lorong tangga yang dinaiki Richard, ia pun segera memasukkan fusion cell dan mengokang musketnya dengan memutar pedal yang ada di samping senjata
"Okay, 1, 2, 3, and it's reloaded"
Setelah mengokang, dia mencari momen yang tepat dimana 2 Raider tersebut berdiri berhadapan. Dan tepat saja, Raider yang satunya berdiri berhadapan untuk meminta peluru dari temannya. Voosh! bunyi musket yang khas dan baunya yang menyengat menyita perhatian Richard ketika ia menembakkan senjata tersebut dan menciptakan sebuah lobang yang besar di perut kedua Raider tersebut. Dia pun mendekati dua mayat tersebut. Ia mencoba menjarah item yang ada di kedua Raider tersebut. Ia mendapatkan sebuah benda berwarna kuning, bulat, dan mempunyai panjang sekitar 10cm.
"What the hell is this for. Oh well, finders keepers" bisik Richard
Pervey dari ruangan yang terletak di ujung lantai 2 memanggil Richard. Ia pun pergi ke ruangan itu.
"Hello, sir. The name's Pervey. And this is my companion. Here's Starky, our mechanic..."
"Hi!" sapa Starky
"...they're the Jun's..." sambil menunjukkan jarinya kearah Rene dan Harry Jun
"Hi there" sapa Harry, namun Rene tidak berkata apapun melainkan hanya menatap Richard dengan sinis.
"...and here's Mama Tally. She's addicted to chems, you better not give her any chems"
"Oh...I've seen you...in my vision" kata Mama Tally kepada Richard
Richard mendekatinya.
"What do you mean Mama?"
"You are...looking...for someone, am I...right?" balas Mama dengan napas yang pendek karena dia mengidap sebuah penyakit yang ditimbulkan oleh kecanduannya terhadap obat-obatan.
"Yes Mama, how did you know that?"
"You are...someone...with an eagerness...yet...lack of...courage"
"But Mama, I will risk my life for my son. The one I'm searching for. Can you tell me more Mama?"
Mama Tally menggelengkan kepala. Tampaknya ia sadar dari pengaruh obat-obatan yang dia pakai beberapa menit lalu.
"I'm sorry boy. I can't tell you more"
Richard tampak kecewa. Ia kembali berbicara dengan Pervey.
"Excuse me, you and your companion may rest at my neighborhood. In Hills of Sanctuary, not far from here"
"Really? We'd love to. It's a relieve that you'd like to help us. But before that..."
-TO BE CONTINUED-
KAMU SEDANG MEMBACA
The Kidnapped Child
Science FictionA Father, looking for his son in a wasteland full of horrible creatures
