Rambut sepunggung, matanya yang hitam kecoklatan, bibir tipisnya... "What's!? Demi apa gue ketemu dia lagi?!" Batinku menatap wanita yang kumaksud berdiri di depan ruang guru...
Aku menatapnya...dari jauh tentunya...
Rambutnya yang berwarna dark brown itu dibiarkan terurai... But wait!... kacamata? Sejak kapan dia pake kaca mata?
Kok tampilannya berubah 180 derajat dari yang dulu???
Namanya itu em... Kath... Kath... ah! Katherina Alexandra... Kathy yang terakhir kali gue liat itu... dia berambut sepinggang dengan warna ungu serta agak curly di ujung rambutnya...
Em...ya~ dia memang suka mengubah warna rambutnya... tapi...hanya pada ujung rambutnya dan selebihnya berwarna dark brown...
Waktu itu ia mengenakan baju tanpa lengan berwarna hitam bergambar kucing dipadu celana pendek berbahan jeans yang pendeknya sekitar satu jengkal di atas lutut...
Sedangkan sekarang? Rambutnya berwarna dark brown yang memang bawaan sejak lahir, dia mengenakan seragam putih abu abu sesuai aturan, juga atribut lengkap seperti dasi dan ikat pinggang...
Dulu mah boro boro... kalo belum kena tegur guru bk yang killernya nauzubillah, bisa dipastikan dasi dan ikat pinggangnya bakalan penuh sarang laba laba dirumahnya, sangking gak pernah disentuh...
Dulu kan dia dikenal karena kejahilannya... nah sekarang? Kok mendadak alim ya? Udah tobat kali ya?
Aku terlalu tenggelam dalam sebagian flashback tentangnya,,, hingga aku teringat akan momen yang menurutku agak memalukan....
"dulu gw kan pernah di---... ah! untung gue inget! Duh bahaya juga kalo dia ada di sini..."
Aku memilih menjauh darinya... kuberjalan kearah tangga yang membelakanginya...
Akhirnya bisa menjauh juga... fyuh! Agak lega rasanya...
But...
"DORR!!!" Teriak seseorang menepuk pundakku tiba tiba hingga membuatku nyaris jantungan... kutoleh ke asal suara... Damn! wujud si pemilik suara pun tak kalah membuatku nyaris jantungan untuk yang kedua kalinya...
Dia....
Katherina Alexandra....
"Hey! Kok malah ngelamun sih? Em... ini Steve kan?"tanyanya dengan tatapan menyelidik penampilanku dari atas hingga bawah...
"Iya, ini gue Aldevaro Steve... masa lo lupa sih?" Ujarku menaikkan salah satu alisku... "Hehehe,,, bukannya begitu... lo beda banget sumpah!" Ucapnya lalu nyengir kuda... cengiran kuda khasnya masih seperti dulu... lucu...
"Udah oy! Entar kering tuh gigi" ucapku meraup wajahnya.... Kathy mengerucutkan bibirnya.... imut...
"Steve,lu ngapain di sini?" Tanyanya membuatku mengerutkan dahiku.
"Ini dimana?" tanyaku. "Sekolah" jawabnya polos.
"Ini sekolah, Gue pake seragam putih abu abu, pake ikat pinggang, dasi, dan gue ke sini bawa tas punggung berisi alat tulis... ya~ udah pasti gue mau belajarlahh... emangnya gue ke sekolah mau disko apa??"....
"Yeah...I know, I know..." ujar Kathy memutar bola matanya...
"Yang ada tuh gue yang nanya, ngapain lu di sekolah gue?" Tanyaku memutar bola mataku malas... "wait...sekolah lu? Jadi lu sekolah di sini?" tanya gadis berkacamata itu sambil mengerutkan dahinya...
"Tadi gue bilang kan gue mau belajar di sini... yaiyalah gue sekolah di sini..." ujarku memutar bola mataku...
"Seriously!? Gue juga... Gue baru banget pindah ke sekolah ini, Gue juga belum dapet kelas, Niatnya gue mau kayak di sekolah gue dulu, tetep jadi anak IP--" "ya ampun! gue lupa hari ini Erick mau liat tugas gue!" Ucapku lalu menepuk dahiku, aku sebenarnya tak berniat memotong ucapan Kathy kalau saja ini tak melibatkan guru killer itu...
"Ada apa,steve?" Tanya Kathy, "eng... ah... bukan apa apa kok... gue cuma lupa kalo gue ada janji dateng lebih awal ama temen gue, gue pergi duluan ya?" Ucapku berlari naik tangga...
Baru 5 anak tangga kunaiki, aku segera menghentikan langkahku dan berbalik kearah Kathy yang masih berdiri diujung tangga...
And...
"Oh iya! Gue kelas XI IPA-2...bye!" Aku melanjutkan lariku ke lantai 2...
Entah apa yang ada dipikiran bodohku ini hingga sempat sempatnya memberitahu dia mengenai kelasku, jelas jelas info kelasku itu tidak akan berguna...
Memangnya aku berharap dia datang ke kelasku dan menemuiku untuk hal penting atau sekedar untuk mengobrol ria? Logikaku berkata "Kathy?No way!" Tapi ada bagian dari diriku yang entah mengapa malah mempunyai prinsip sendiri dan jelas jelas berbanding terbalik dengan prinsip logikaku...
Argh! Aku benci saat dimana aku berunding dengan diriku sendiri seperti ini...
Ini sungguh menyebalkan!
· · ·
<Kelas>
"Sorry gue telat!" Ucapku berlari kearah Erick... "Aduh, Lu gimana sih? 17 menit lagi masuk nih!" Rengek Erick padaku... "ini, nih!" Ujarku menyerahkan buku tulisku pada Erick... "Lu kan janji mau dateng lebih awal... lu tau kan Bu Dewi itu gimana!?" Rengek Erick sok dramatis "Iya,gue tau... udahlah kerjain,jangan curhat... gue jijik tau gak dengernya" ujarku bergelidik geli...
"Aish!Jahat lo! Sahabat macam apa lo?" Ucapnya yang lagi lagi sok dramatis... "cepetan!ker-ja-in!"ucapku penuh penekanan...
"Iya iya...."
Beberapa menit kemudian...
"Selamat pagi anak anak..." Seseorang yang disegani oleh seluruh murid sekolah ini, kini ada di kelasku...
Bu Dewi namanya, orang yang belum mengenalnya pasti 'sempat' berpikir pasti orangnya secantik dan sebaik namanya... yap! Secantik dan sebaik dewi dari kayangan... em... ya~ kuakui memang dia lumayan cantik untuk wanita dengan usia 40-an,,, tapi wataknya....sungguh berbanding terbanding terbalik jika dibandingkan dengan seorang dewi...
"Ah bodolahh 5 soal lagi, gw mager banget da'ah..." Erick berbicara sendiri lalu menjauhkan buku tulisnya itu dari hadapannya... "Dasar pemalas..." cibirku... Aku dapat menangkap Erick melotot padaku dari ekor mataku...
"BRAKK!!" Bu Dewi memukul papan tulis dengan penggaris kayu...
Kelas hening seketika...
"ERICK! STEVE! JANGAN MENGOBROL!!" Teriaknya membuat jantungku nyaris copot untuk yang ke3 kalinya.. ini sih sama aja olahraga jantung...
"Iya, Bu Dewi yang wajahnya semanis bidadari dari surga firdaus tapi sifatnya ngalahin setan dari neraka jahanam" jawab Erick dengan santai yang sukses membuat murid lainnya tertawa tawa... tapi tidak untuk Bu Dewi...
"ERICKKKKK!!!!" Teriak Bu Dewi menggebrak meja dengan penggaris kayu miliknya... sorry ralat... dengan penggaris kayu milik sekolah...
"Khusus kali ini kalian berdua saya maafkan" Ucap Bu Dewi mulai mengatur emosinya...dan membuatku (sangat) lega,tumbenan Bu Dewi baik, kesambet bidadari mana nih guru...
"Masuk,nak..." Ucap Bu Dewi mempersilahkan seseorang masuk ke dalam kelas...
"Anak anak, kelas kalian kedatangan murid baru, silahkan perkenalkan diri kamu..." Ucap Bu Dewi yang lagi baik tumben tumbenan...
"Nama saya Katherina Alexandra..."
astaga.... dia? Dia bakalan sekelas ama gue?...
♡ ♡ ♡
Holla! Ini First Storyku yang kutulis di wattpad (sebelumnya aku nulis cerita di buku tulis, biar aman kalo dikerjain dimana mana, termasuk pas jam pelajaran di kelas...) jadi maklumi kalo rada ancur.... hehehe...
Oh iya, about mulmed : Em... ya kira kira begitulah gambaran Steve dan Kathy (menurutku)...
Yang udh punya gambaran sendiri... *abaikan saja foto dan cast-nya*
Corey Fogelmanis as Aldevaro Steve
Rowan Blanchard as Katherina Alexandra...
aku juga sempat bingung milih Megan Raich atau Rowan Blanchard...
Maklumlah ababil... ("-_-)
YOU ARE READING
Be a Good Girl (HIATUS)
Random"Dia? yang dulunya nakal dan most wanted di sekolahnya dulu mendadak jadi kalem dan sedikit nerdy? gue gak salah liat?" - Aldevaro Steve
