Marissa POV
Seperti biasanya ketika bel istrirahat telah berbunyi seluruh siswa berbondong bondong menuju kantin untuk mengisi perutnya. Tidak terkecuali aku dan dua sahabatku .
" huff . susah ya jadi anak kelas dua belas banyak tugas dan ujianya kalo tau gini mending tahun lalu otak gue , gue goblokin biar nggk naik kelas sekalian ." celoteh Rini ketika kita sudah memempati bangku paling pojok kantin.
" huss , kalo ngomong tuh jangan sembarangan emangnya loe mau sampai empat tahun sekolah sma ?" timpalku .
" iya juga sich . "
" gue sekarang kan yang pesen makanan , minggu lalu kan Rini Terus loe udah kan Marissa sekarang giliran gue " sembur Tita. Yang mengitrupsi omongan kita .
" ya iyalah .masak gue lagi " sungutku
" iya iya gue kan cuma tanya ! " bentak Tita dengan suara parau dan bisa aku tebak bahwa sebentar lagi dia akan menangis mengingat sifat cengengnya yang minta ampun .
Waktu paling ku sukai adalah ketika aku bisa menggoda Tita . karna menggoda Tita adalah hiburan untuku . jahat ? Biar saja karna memang ini hobiku mulai dari dulu dari kelas sepuluh
" aduh Tita , Marissa itu gak usah di ladenin . dia kan emang gitu dari dulu suka usil " sungut Rini sambil melototiku
" ye lo ngatain gue gk sadar diri lo " balasku .
Rini nyengir kuda menaggapi omonganku memang benar sich kita memang terkenal usil dan dan tidak bisa diam dari dulu .
Dan sebenarnya kita dapat dekat dengan Tita itu pun karena dia merupakan pacar dari salah temen personil yang sering ngeband bersama aku dan Rini .
Yaa . kita memang punya kegiatan di luar sekolah yaitu ngeband meskipun abal abal tapi jangan salah kita juga sering manggung di cafe - cafe bahkan tidak jarang kita sering tampil di pentas waktu sekolah ngadain acara .
Dan dengan itu pula aku dan kawan kawan yang mengaku sebagai personil band menjadi siswa terkenal di sekolah .
" ini " pekataan Tita membuyarkan lamunanku aku melihat dia menaruh baksoku di depan mejaku .
" makasih " jawabku sok manis . dan aku dapat mendengar Rini seperti orang mau muntah .
Tapi aku memilih untuk tidak menghiraukan dia dan lebih memilih untuk menyantap baksoku yang lezatnya tidak ketulungan ini.
" ehh . kalian tau gak katanya Rama mau di jodohin loh "
Uhuk . perkataan Tita sukses membuat aku menelan tersedak yang ternyata bukan cuma aku tapi juga Rini karna terkejut .
" demi apa lo" suara Tita menggelegar di seantero kantin .
" tau dari mana lo " tanyaku setelah meminum jus jeruku .
" kalian tau gak kyaknya Rama mau di jodohin deh . buktinya tadi pas gue beli bakso ini gue denger fansnya Rama banyak yang nangis gitu gara gara denger berita ini " .
Aku melongo mendengar ucapan Tita karna pada pasalnya Rama orang yang di bilang Tita barusan adalah salah satu siswa terdingin dan tercuek di sekolah ini .
Aku tidak habis pikir orang seperti Rama mau saja di jodohin , yaa meskipun aku tau apapun yang terjadi aku merasa wanita yang berhasil menikahi Rama dan merebut hatinya adalah wanita beruntung karna meskipun Rama orangnya terkenal cuek dan dingin tapi prestasi dia di sekolah ini tidak perlu di ragukan lagi sebab dia memang sangat cerdas dan di tambah lagi dengan wajahnya yang tampan menambah nilai plusnya dan jangan heran jika dia memiliki banyak fans di sekolah ini .
Tapi aku lebih memilih untuk tidak ambil pusing dam memilih untuk menyantap makanan ku.
Sedangkan Rini dan Tita asyik mengobrol mengenai siapa lagi kalo bukan Rama , yang saat ini mungkin sedang menjadi tranding topic .
Sampai akhirnya bel berbunyi .
" eeh , balik yuk " ajakku yang langsung di jawab dengan anggukan oleh ke dua temanku . dan akhirnya kami pun berjalan beriringan menuju kelas sampai akhirnya aku sudah sampai di depan kelas .
" kita duluan ya Tita " ujarku lalu menggandeng tangan Rini mengajaknya untuk masuk kelas . aku dengan Rini memang satu kelas berbeda dengan Tita yang berbeda kelas dengan kita .
" bentar lagi pelajaran apa ?" tanya Rini ketika kita sudah duduk di tempat duduk kita .
" kayak nya sich bahasa indo ." jawabku sambil mengeluarkan buku pelajaran dari dalam tas .
" apa ada pr ?" tanya Rini .
Aku mengangkat bahu "gak tau gue semoga aja gak ada "
Seorang guru perempuan yang masih terlihat muda dengan perawakan mungil berjalan memasuki kelas .
" siang anak anak " salamnya begitu aku dia selesai menaruh tas dan bukunya di bangku guru
" siangg buu!!!!!"
" yaa untuk materi kita kemarin su bla bla bla bla abla abla ....."
Yaa ampun sumpah demi apapun itu aku sama sekali tidak berniat untuk
Mengikuti mata pelajaran siang ini . bukan karna malas tapi karna tidak ingin aja .
Jadi aku memilih untuk duduk dengan tenang dan mencorat coret buku tulisku . bersikap seolah olah aku mendengarkan dan mencatat apa yang guru ajarkan padahal pikiranku sedang berkelana kesana kemari mulai dari mengingat kembali alur cerita dari buku novel yang sudah aku buat . dan lain lain yang sama sekali gak ada kaitanya dengan pelajaran
Sampai akhirnya aku tidak kuat lagi menahan berat kepalaku dan berakhir pada aku yang kemudian menaruh kepalaku di atas meja .
" Marissa loe gila ya .. ? Jangan tidur Marissa " Rini menggoyangkan badanku tapi aku membiarkanya saja .
--+---+---+----+
Hello gimana untuk part awalnya suka apa gak ?
Semogo suka ya .
Votment ditunggu
Love .
Risa ⭐⭐
YOU ARE READING
M & R
RandomApakah aku harus sedih dengan takdirku . Yang telah merenggut masa mudaku dimana seharusnya aku tersenyum bahagia namun pada kenyataanya aku harus menahan diri untuk bersenang senang . Jika kalian bertanya kepadaku apa yang paling aku benci di dunia...
