"Floren kamu bangun dong nak", kata perempuan cantik berambut pirang itu
"*hustt* mom aku masih ngantuk tau,perjalanan London ke Indonesia itu jauh loh mom,jadi aku masih ngantuk". sergah floren sambil menutup mukaknya dengan selimut
"Kamu ini yah, mama tunggu 5 menit lagi kamu gak bangun, mama guyur pake air" sambil berjalan menuju keluar kamar floren sambil mengomel-ngomel
" Iaa deh, floren bangun sekarang" kata floren sambil menuju kamar mandi untuk melakukan ritual mandi paginya
Owh ia gua lupa ngenalin diri nama gua Florencia Anggrena,gua baru nyampek ke Indonesia Semalam, dan gua mau memulai hidup baru gue di Indonesia karna apa selama gua di London itu adalah masa terburuk di hidup gue.
"Pagi mom,dad" teriak floren menuju meja makan.
"Ehh, tengil gua gak disapa nih" gerutu kak Fernando sambil mengetukankan sendok dan garpunya ke piring.
"Ehh emang kita pernah kenal ya?" Bisik floren sambil nyengir dan duduk di sebelah kak Fernando
"Durhakan banget lo ya, sama kakak sendiri juga"
"Hahaha, iaa dehh pagi kakakku yang terganteng sejagat raya" kata floren sambil melahap nasi goreng buatan ibunya.
"Kalian ini ya, setiap ketemu pasti berantem gak pernah akur tau gak, pening mom liat kalian" jelas ibunya sambil menggelengkan kepalanya.
" Owh iaa flo, kamu mau masuk SMA mana nihh, biar mom daftarin kamu nanti siang atau kamu mau satu sekolahan sama kakak kamu?"
"Terserah mom sih tapi, boleh juga tuhh satu sekolah sama kak fernando" jawab floren dengan mengerlikan matanya kearah kak fernando sambil tertawa.
Moga-moga ad cogan, batin foren
"Ywuda deh, nanti mom daftarin kamu disekolah kakak kamu ya" jawab mom sambil melanjutkan makannya
Aku menganggukan kepalaku dengan girang, " Oke mom"
***
Yapp disini gue sekarang di kamar yang super duper besar. Gue hari ini niatnnya, mau ke cafe bolly di depan komplek rumah gue, sambil keliling-keliling komplek.
"Gue pake baju apa yahh??"
"Okee, gue pakek ini aja deh baju tanpa lengan bergambar beruang dengan hot pants" ucap floren sambil memakai baju dan celana yang sudah dipilihnya.
" Mom floren pergi ke cafe bentar ya"
Teriak floren sambil memakai sepatu conversenya.
Matahari sudah tepat berada diatas kepala, Floren memutuskan menaiki mobil jazznya menuju ke cafe yg ia tuju,Bergegas ia menuju cafe.
"Akhirnya sampek jugaa, hufttt" ucap floren sambil memasuki cafe dengan berlari karna kepanasan.
Seorang waiters datang menghampiri Floren dengan membawa buku menu ditangannya.
"Emmm, saya pesan red velvet satu sma mocchacinonya satu" ucap Floren sambil mengembalikan buku menunya.
Waiters tersebut mengangguk pelan,
"Oke, pesanan anda akan segera datang sekitar 5 menit lagi terimah kasih"
Floren mengangguk mengerti, ia menyapu pandangannya ke seluruh cafe. Sambil memakai headsheat dan memutar musik di ipodnya.
Tak lama Floren duduk ditempat ia tempati, bunyi lonceng di pintu masuk terdengar mata floren tertuju pada satu cowok yang masuk ke dalam cafe tersebut.
Lumayan sih tu cowok, tapi kayaknya sombong. Batin floren sambil melamun
Lamunannya terbuyar karna waiters tadi sudah datang membawa pesanannya
"Permisi, ini pesanannya" ucap waiters sambil tersenyum manis ke arah floren.
"Thanks"jawab floren dengan senyuman manisnya.
"Omaigatt, baru nyadar gua kalau hari ini ada makan malam bareng keluarga papa" dengus floren sambil menepuk-nepuk kepalanya dan menyusun barang-barangnya yang ad dimeja cafe.
"Lo gak apa-apa kan?" Suara itu membuat floren mendongak kearah cowok yang sudah ada dihadapannya,sambil mengulurkan tangannya ke arah floren jantungnya berpacu dengan cepat gak seperti biasanya.
"Ehh, g-gue gak apa-apa kok" secepat kilat floren menerima uluran tangan cowok yang ada dihadapannya sambil meringis kesakitan karna kakinya memerah.
"Aduhh, sakitnya"ringis floren sambil memegangi kakinya yang kesakitan.
"Gua antar pulang deh, kaki lo kan lagi sakit"
"G-akk apa-apa kok, lagian gue bawa mobil" dengan canggus floren menjawabnya sambil tersenyum tipis kearah cowok yang ad dihadapannya
Aduh kok jadi greget gini yah, aduhh mampus deh gue, batin floren
"Lo tenang aja nanti mobil lo,gue suruh supir gue yang ngantar kerumah lo" jawabnya sambil membantu jalannya floren menuju ke arah mobilnya.
"Ywuda deh" ucapnya, menuju ke arah mobil dan duduk dikursi penumpang dengan rasa canggung melandanya sekarang.
Keheningan yang terjadi didalam mobil, hanya suara radio yang mengalun. Ahh betapa bencinya gue dengan keheningan,tidak ada salah satupun yang membuka topik pembicaraan. Keheningan terpecah ketika, cowok disebelahnya menanyakan arah rumahnya
"Rumah lo dimana?"
"Itu, nanti belok kiri ad komplek masuk situ aja rumah yang ke emapat" jawabnya sambil menunjukan arahnya dengan tangannya.
Mobil berhenti di sebuah rumah besar yang memiliki nuansa klasik,satpam dan cctv dimana-mana.
"Udah nyampek nih"
"Owh iaa, btw Thanks ya udah nganter gue sampe rumah" jawabnya sambil tersenyum tipis ke arah si cowok disebelahnya, dan dibalas dengan senyuman yang membuat dirinya semakin mempesona.
Yahh, akhirnya selesai juga part 1 nyaa...
Walaupun bahasanya belepotan sihh, maklumi aja yaaa.
Baru pertama nulis,Heheheh
# jangan lupa votenya yaaa please
Thanks
Selamat Membaca
Next Part...
PreciliaCindy
YOU ARE READING
Move ON
Teen Fiction"Dim, tunggu dong maksud lo apasih" teriak floren mengejar dimas yang berlari kearah mobilnya, titik air hujan mulai turun perlahan membasahi seluruh kota London. Akhirnya ia dapat menggapai tangan Dimas. " lo kok gak ngerti-ngerti sih, kita putus...
