We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.

Prolog

42 8 2
                                        

"Salshaaa!!"

Sret

Salshabella Cantika Revalonika.

Gadis manis itu memutar kepalanya 180 derajat ke kanan. Menampakkan wajahnya yang menyiratkan kebahagiaan. Mata Almond yang indah dengan bulu mata yang lentik,kini menatap seseorang yang memanggilnya tadi. Hidung mancungnya seakan menunjuk-nunjuk semua yang ada di depannya. Sebuah senyuman tercipta dari bibir pink-nya yang lembut. Rambut krem dan coklat se-punggung yang di kepang longgar,kini bertengger manis di depan bahu kirinya. Kulit putih bersih menandakan gadis manis yang sangat terawat.

"Mama? Mamaaaa!!"

Kini gadis dengan tinggi 170cm itu,berhambur ke pelukan seorang wanita cantik yang sedikit lebih pendek dari dirinya.

"Mama kok udah pulang? Katanya lusa baru balik?"

"Mama kan udah kangen banget sama gadis mama" Ucap wanita itu seraya mencium kening gadisnya manisnya.

"Gimana ujiannya sayang?" Sambung Renia,Mama Salsha.

"Beres ma lan--"

"Mama?" Belum sempat Salsha menyelesaikan kalimatnya,sudah ada seorang Laki-laki tampan yang menyapa Rania.

"Demian?! Duhh nak, Mama kangen. Sini sini!" Ajak Rania. Dengan cepat laki-laki itu berlari dari atas tangga menuju Rania yang berada di ruangan di bawah. Pelukan dan embel-embel kangen segera terucap dari bibir manis seorang Rania.

Demian Alga Revalonika.

Kakak Salsha yang selalu menjadi objek perhatian tiap wanita. Mata tajam,hidung mancung,senyum menawan,rahang yang kuat,tubuh yang ideal,tinggi 177cm,kulit kuning langsat,rambut mode kini. Sempurna! Tidak heran lagi kalau Demi diberi julukan 'Pangeran Metropolitan' oleh teman-temannya.

"Nah mumpung anak-anak Mama kumpul disini,mama mau bilang sekalian nih. Bulan depan kan kalian udah libur,Mama mau ngajak kalian liburan ke Singapore! Gimana?" Ucap Rania.

"Setuju!" Ucap Demi dan Salsha bersama.

Don't Worry,My GirlStories to obsess over. Discover now