The Start And Finish

80 8 0
                                        

Ya.. Ini pagi yang indah.



aku menjalani pagiku sesuai dengan kebiasaan. Bangun pagi, mandi, menghabiskan sarapan, bersiap ke sekolah, pergi ke sekolah, seperti itulah biasanya pagi ku berjalan.



Saat aku sedang berjalan menuju sekolah, aku mendengar seseorang berteriak dari jauh memanggil namaku.



"Kaoru-san.."



Aku menoleh ke arah belakang. Tetapi, tidak ada yang aneh, hanya ada Orang-orang yang sedang menikmati pagi ini.



"Kaoru-san..."



Aku kembali menoleh ke belakang.



Tapi kali ini aku melihat seorang perempuan tengah melambaikan tangannya ke arahku sambil berteriak sekali lagi



" Kaoru-san..."



"Itu siapa ya?", gumamku.



karena aku mempunyai masalah pengelihatan, walaupun sudah memakai kacamata, mataku ini tidak bisa melihat jauh.



Permpuan itu semakin dekat, dan perlahan aku mulai bisa melihat wajahnya.



Oh dia itu..



Yuu-chan??..



Ya, Yuu-chan adalah sahabatku dari sejak kecil.



Ia sampai ke sebelahku, dan dengan nafas yang terengah-engah, Yuu-chan memarahiku.



Memarahiku dengan lembut.



"Kau ini, Kaoru-san aku memanggilmu dari tadi, kenapa kau tidak menyahut satu pun panggilanku?", Yuu-chan berbicara dengan nada marahnya yang khas.



"Ma-maafkan aku Yuu-chan, habis aku tidak mendengar panggilanmu", jawabku sambil menggaruk kepalaku walaupun tidak terasa gatal.



Yuu-chan lalu memalingkan mukanya dariku, bisa kulihat pipinya yang tadinya berwarna merah merona, berubah menjadi warna merah padam.



Aku menarik tangan Yuu-chan.



" Eh.."



Yuu-chan menampakkan wajahnya yang khas saat ia kaget.



"Cepatlah, nanti kita terlambat", kataku sambil berjalan lagi ke arah sekolah.

***

Sesampainya kami di sekolah, kami bersikap seperti biasa seolah - olah tidak ada yang terjadi terhadap kami.



Aku memasuki kelas bersamaan dengan Kazami-kun.



" Selamat Pagi Kazami-kun", sapaku kepada Kazami-kun,



"Oh, selamat pagi Kaoru-san", ia membalas sapaanku disertai senyuman tipis menghiasi wajahnya.



Hmm.. Kazami-kun adalah teman sebangku ku.



Bel tanda jam pelajaran pun berbunyi. Itu artinya sekarang tak boleh ada lagi yang berbicara dikelas.



Saat jam istirahat, aku pergi ke kantin.



Dan tiba-tiba ada yang menepuk pundakku, lalu aku menoleh ke arah belakang.



Dan aku melihat Yuu-chan dengan wajah polosnya berjongkok di belakangku agar tidak terlihat olehku, ini membuat aku tersenyum kembali setelah pelajaran yang membosankan.



"Sudahlah Yuu-chan, jangan seperti anak kecil", aku berbicara dengan nada malas.



"Yah.. Ketahuan deh", katanya sambil membuat segitiga bibirnya.

When It RainsWhere stories live. Discover now