"liat tuh, dine. pasti cowok itu tipe cowok yang disukain banyak cewek deh," kata ayah sok tau.
aku memperhatikan cowok yang dimaksud ayah. anak kelas sepuluh, sama sepertiku. ia berkulit putih kemerahan, seperti kulit orang barat. matanya sipit, dihalangi oleh sebuah kacamata ber-frame agak tebal. badannya atletis, dengan pinggang yang kecil dan pundak yang lebar. ia cukup tinggi, tapi tidak melebihi tinggi cowok rata-rata. ia memakai jaket hitam dan earphone yang menyumpal kedua telinganya.
ganteng sih.
"ah, tapi dia masuk ke geng anak-anak yang suka nongkrong gitu, yah. malesin," jawabku tanpa mengalihkan pandangan dari cowok itu.
aku pernah melihatnya beberapa kali di lorong kelas atau di kantin. tapi aku tidak pernah memperhatikannya dengan jelas. aku sudah memiliki orang yang kusukai, jadi aku tidak terlalu menanggapi keberadaannya.
ngapain sih dipikirin? aku mengalihkan pandanganku. mobil kami berjalan melewatinya.
ESTÁS LEYENDO
Slowly Falling
Historia Corta"and when i look into your eyes, i can't stop myself from falling." [lower-case intended]
