Intro

12 0 0
                                        

Duar! Duar! Duar!

Itulah suara dentuman bom nuklir yang meledak di berbagai penjuru bumi. Perang dunia ketiga yang amat dahsyat membinasakan banyak umat manusia. Nafsu-nafsu para pemimpin negeri mendorong mereka untuk saling menghancurkan. Peluru-peluru bertebaran bak debu diterpa angin. Roket-roket diluncurkan bak pesta kembang api. Bom-bom nuklir meletup-letup bak popcorn yang tengah matang. Nyawa manusia seakan tak lagi berharga.

Sekiranya itulah yang terjadi 25 tahun silam. Perang telah memakan banyak korban dan menghancurkan ekosistem bumi. Keadaan pasca perang waktu itu sangatlah parah. Bumi hampir saja tak layak huni. Bom-bom nuklir telah merubah bumi yang subur menjadi padang pasir yang tandus.

Namun, mereka yang selamat tak kunjung menyerah dan membangun kembali peradaban manusia mulai dari nol. Bencana perang memang telah merenggut banyak hal, namun tidak dapat mematahkan semangat hidup mereka. Buktinya, hanya dalam selang waktu 7 tahun saja mereka mampu untuk membangun kembali peradaban manusia yang lebih maju.

***

Walaupun perang telah usai, tirani belum juga lenyap. Tak lama setelah peradaban manusia terbangun kembali, sebuah organisasi besar rupanya mulai bertindak semena-mena. Organisasi ini bernama Keep Alive. Awalnya, organisasi ini dibentuk dari hasil suka rela para bangsawan untuk membantu masyarakat dalam membangun kembali peradaban manusia.

Kabar mulai beredar luas dan organisasi ini mendapatkan respon positif dari banyak orang. Pertumbuhan organisasi ini sangat pesat. Tak lama kemudian, organisasi ini telah menjadi organisasi besar. Namun siapa sangka kalau ternyata organisasi ini adalah musuh dalam selimut.

Organisasi ini juga membentuk suatu pasukan khusus yang diberi nama White Knight. Pasukan ini dibentuk dengan alasan untuk menjaga keamanan lingkungan serta menertibkan masyarakat. Seiring berjalannya waktu, White Knight pun lama kelamaan menjadi pekerjaan impian bagi sebagian orang. Para White Knight memiliki ciri khas jubah panjangnya yang berwarna putih, serta sebagian muka mereka tertutupi oleh kain yang berwarna putih juga.

***

Ketika kekuatan White Knight semakin besar dan pengaruh organisasi Keep Alive telah menyebar luas, akhirnya organisasi tersebut pun menampakkan wajah aslinya. Mereka mulai bertindak semena-mena dan melakukan penindasan kepada masyarakat. Berbagai isu dan propaganda mereka lemparkan agar masyarakat takut dan tunduk kepada mereka, serta mau mematuhi berbagai peraturan yang mereka tetapkan. Melihat berbagai penindasan yang dilakukan, para White Knight yang dahulu diagung-agungkan sebagai pasukan pelindung kini hanya diam tanpa kata dan pura-pura tak melihat. Entah apa yang telah terjadi pada mereka sehingga mereka kehilangan hati nurani mereka.

Masyarakat yang berani dan tak terima akan berbagai bentuk penindasan mulai melakukan pemberontakan. Namun naas, hukuman yang ditetapkan bagi para pemberontak adalah eksekusi di tempat. Ya, para White Knight kini tak segan-segan untuk mengeksekusi mereka yang memberontak, termasuk keluarga, anak kecil, serta sahabat mereka sendiri. White Knight kini telah menjelma menjadi pasukan berdarah dingin. Pemberontakan di Kota Orslo merupakan salah satu peristiwa paling memilukan, di mana sekitar 1100 pemberontak yang terlibat ditangkap dan langsung dieksekusi tanpa diadili oleh para White Knight.

Di bawah kekuasaan organisasi Keep Alive, umat manusia harus kembali mengubur dalam-dalam masa depan mereka yang cerah. Entah apa tujuan mereka dan apa yang telah terjadi kepada para White Knight sehingga mereka kehilangan hati nurani mereka, semua itu masih menjadi misteri hingga sekarang.

You've reached the end of published parts.

⏰ Last updated: Oct 15, 2015 ⏰

Add this story to your Library to get notified about new parts!

Kisah Hidup Para Killer PhantomsWhere stories live. Discover now