Chapter 2

494 27 2
                                        

Aku terkaget kaget atas kembalinya Chanyeol. Pandanganku kosong pada Chanyeol. Sampai akhirnya aku tersadar bahwa sebangkuku tidak masuk sekolah dan terpaksa, Chanyeol duduk disebelahku. Hari ini, gagal menjadi hari ke-2 tahunnya dia meninggalkanku.

"Annyeong. Hyunsang? Masih ingat aku kan?" Tanya Chanyeol dengan wajah so imutnya itu. Aku rindu akan wajah itu, namun aku ingat. Aku hanya yeoja bodoh yang Yoondae blg, bodoh sekali! Aku tidak sekali mengubris panggilannya. Aku melihatnya, kemudian aku membuang muka untuk melihat papan tulis. Aku tau ini sangat sakit.. sakit sekali.
Dia menatapku bingung, diapun duduk disebelahku. Aku menggeserkan kursiku jadi agak jauh dengannya. Ya, ini SMA standar, tidak duduk sendiri sendiri layaknya SMA favorite lain.
Yup, Kay Songsaenim memulai pelajarannya. Aku hanya fokus melihat papan tulis dengan pikiran yg melayang memikirkan Chanyeol. Chanyeol menulis apa yang sedang ditulis di papan tulis. Lalu dia meletakkan pulpennya dimeja dan membuka iphonenya. Dia tersenyum saat melihat iphonenya. Apa yang dia lihat? Kupikir itu pasti dari Yoondae.. ohiya, Yoondae masih berpacaran dengan Chanyeol. Tapi Yoondae tidak sekelas denganku, kelasnya tepat disebelah kelasku.
Waktu istirahat pun tiba. Aku masih murung karena terus memikirkan percakapan Chanyeol dan Yoondae saat itu.
Yeoja bodoh, yeoja bodoh, yeoja bodoh.
Itu yang selalu mengiang di kepalaku. Aku menempelkan telapak tanganku di mulut. Aku mulai meredam suara tangisku. Aku berlari keluar, tapi.. Surprise! Chanyeol dan Yoondae sekarang tepat didepanku sedang berpelukan. Mungkin Yoondae melepaskan kerinduannya dengan memeluknya. Leherku sekarang seperti dicekik! Aku menangis didepan mereka. Didepan semua orang! Aku lalu beranjak pergi ke toilet. Aku tidak perduli apa respond mereka semua. Aku benci dunia ini!

Remember?Where stories live. Discover now