Saat keadaan mulai membaik, situasi mulai terguncang karena kedatangan si anak baru di sekolah. Anak baru tersebut bernama Kiko. Dia bersifat cukup nakal, seperti yang pernah Remi alami. Hampir semua ucapannya adalah Bahasa Inggris. Dia berkulit putih dan tergolong cukup pendek. Menurut para lelaki, dia sama sekali tidak berperasaan. Anak lelaki menyebutnya " Cewek Besi ". Meskipun dia jahat kepada lelaki, dia sangat baik kepada perempuan, khususnya Remi. Dia mencoba merubah sifat Remi menjadi mirip dengannya, suka berbahasa inggris, berkata jorok, dan lain-lain. Kiko pun mencobanya untuk pertama kalinya. Dia mendekati Remi dan berkata " Hello Remi, do you wanna mess with the boys? I bet they would scream out." Karena Remi tidak megetahui apa yang dikatakan Kiko, Remi pun mengatakan " Ngomong apa kamu ndok? " Dan Remi pun meninggalkannya. Kiko pun tidak menyerah dan akan mencoba untuk kedua kalinya.
Malam hari, Kiko pun menyusun kata-katanya untuk menggoda Remi. Dia pun memperkirakan respon-respon Remi. Maka semua kata-katanya pun disusun secara sempurna ( Menurutnya ).
Keesokan harinya, Kiko pun mencobanya. Dia mendekati Remi dan berkata " Remi, ayo aku ajarin Bahasa Inggris, biar nilaimu bagus juga kan. " Mengingat nilainya, maka dia menjawab " Iya sudah, tapi kapan? " Kiko pun berkata " OK, tapi kalau mau pintar kita harus 2 bulan penuh belajar, habis sekolah kamu pulang jam 6 habis itu, kamu harus menerapkan semua yang kuajarkan disekolah mengerti?" Remi pun menjawab " SIP " Kiko pun mengakhiri dengan " Kita mulai besok, Setuju? " Remi berteriak " Setuju!!! ". Maka, kisahnya pun berlanjut.
YOU ARE READING
Remi
General FictionIni adalah cerita HAMPIR seperti kenyataan, berbahasa Indonesia. Semua yang suka anime pasti suka ini. Kalau yang tidak suka anime saya gak tahu
