Kabukicho tidak pernah tidur, bahkan saat gerimis awal musim semi mulai turun. Di bawah pendar lampu neon merah dan biru tua, bayangan orang-orang memanjang di atas trotoar yang basah. Bau rokok murah, uap ramen, dan alkohol menguar di udara—jauh dari kesan mewah dan steril yang biasa terlihat di Roppongi atau Ginza.
Di sebuah gang sempit di balik deretan kelab malam, pintu besi sebuah gedung tua terbuka dengan derit keras. Seorang pria melangkah keluar dari lorong bawah tanah.
Ia mengenakan mantel hitam longgar yang sudah agak lusuh, dengan hoodie abu-abu yang ditarik rendah hingga menutupi sebagian wajahnya. Celana jins hitamnya memudar di bagian lutut, dan sepatu bot kulitnya tampak kotor oleh bekas lumpur. Pria itu berhenti sejenak di bawah lampu jalan yang berkedip redup, lalu menarik napas dalam-dalam menikmati udara Tokyo yang lembap.
Pria itu menarik napas, lalu terbatuk pelan. Saat mendongak, cahaya neon samar-samar mempertegas garis rahangnya yang kini tampak lebih tirus.
Mata cokelatnya yang dulu dikenal angkuh, sekarang menyalang liar dengan urat-urat merah yang samar. Rambutnya pun tak lagi tertata rapi seperti saat dikagumi jutaan penggemar. Potongan pendek yang asal-asalan justru membuatnya terlihat lebih keras dan berbahaya.
Shirogane Hibari — atau setidaknya, pria yang dulu memakai nama besar itu — telah kembali ke kerasnya jalanan Tokyo.
Sudah enam bulan berlalu sejak insiden berdarah di Ballroom Imperial Hotel—malam ketika tawa histeris Hibari menggila di hadapan ratusan kamera, sekaligus menandai kejatuhan paling hancur dalam sejarah hiburan Jepang.
Bagi publik, Shirogane Hibari sudah mati. Namanya dibekukan hukum, seluruh portofolionya lenyap dari internet, dan wajahnya haram muncul di televisi.
Tuduhan penggelapan pajak dan pencucian uang yang dirancang Aoyama Makoto sukses menjebloskannya ke balik jeruji Pusat Penahanan Tokyo.
Tapi di dunia yang disetir uang, sekokoh apa pun beton penjara, celah untuk lolos selalu bisa dibeli.
Dua minggu lalu, pengacara gelap Hibari berhasil mencapai kesepakatan rahasia dengan The Syndicate — sebuah konsorsium media independen underground yang hidup dari pemerasan eksekutif, majalah gosip radikal, dan jual-beli informasi gelap.
Jaminan pembebasan bersyarat Hibari dibayar penuh melalui jalur pemulihan medis tertutup, memanfaatkan klaim bahwa mantan model itu mengalami gangguan jiwa berat. Tentu saja, The Syndicate tidak bergerak atas dasar kemanusiaan.
Mereka tahu isi kepala Shirogane Hibari bernilai luar biasa. Di sanalah tersimpan rahasia kotor, borok finansial, hingga seluk-beluk Lyon Management — agensi raksasa yang kini dikuasai oleh Aoyama Makoto dan Kurosaki Jin.
The Syndicate membutuhkan senjata untuk meruntuhkan monopolinya Makoto, dan Hibari adalah amunisi beracun yang paling sempurna.
Hibari terus berjalan menyusuri gang sempit menuju L'Enfer. Bar bawah tanah itu adalah tempat pelarian bagi para desainer buangan, model asing tanpa visa, hingga sindikat kain pasar gelap.
Begitu pintu kayu tebalnya didorong, dentuman musik gothic industrial langsung menyergap telinga, bercampur dengan aroma pekat wiski murah dan asap tembakau. Di dalam ruangan remang berdinding bata itu, riuh pengunjung terasa menyesakkan.
Di sudut ruangan yang agak redup, seorang pria paruh baya tampak menunggu. Kacamata tebalnya bertengger di bawah rambut klimis beruban. Pria itu Kageyama—mantan pemimpin redaksi majalah skandal yang kini beralih profesi menjadi perantara utama untuk The Syndicate.
Tanpa sepatah kata pun, Hibari langsung menarik kursi di hadapan Kageyama.
Kageyama menyeringai tipis, memamerkan gigi bernoda nikotinnya. Ia menggeser segelas wiski ke arah Hibari, lalu meletakkan sebuah amplop cokelat kusam di atas meja yang terasa agak lengket.
KAMU SEDANG MEMBACA
[ Season 2 ] Breaking The Red Strings: War Of The Broken Mirror
Action🔞 Mengandung sisi psikologis gelap. Tolong bijak dalam memilih bacaan 🙏🔞 ----------------------------------------- ----------------------------------------- Dulu, Hibari memegang kendali-atas nama, atas kekuasaan, atas segalanya. Kini ia hanyalah...
![[ Season 2 ] Breaking The Red Strings: War Of The Broken Mirror](https://img.wattpad.com/cover/416873314-64-k895358.jpg)