"i love you kak, in another life aku harap kita bisa bersatu dan ga se-gender, dan aku harap kamu ga jadi kakak aku lagi."
"kenapa harus in another life kalau bisa in this life?"
nice too see u guys, so now let's introduce the characters first.
Ops! Esta imagem não segue nossas diretrizes de conteúdo. Para continuar a publicação, tente removê-la ou carregar outra.
caine chana - laki laki - 17 yo - pretty boy - sayang bapak bngt - suka ngeluh, bawel, yapper, anak baik (?) kata mamih - bonyok cere gatau kenapa - job gw dokter - bukan miskin sih, tapi gw type orang yang IN THIS ECONOMY.
Ops! Esta imagem não segue nossas diretrizes de conteúdo. Para continuar a publicação, tente removê-la ou carregar outra.
rion Kenzo - laki laki JELAS. - 19 yo - tapi dia ganteng - nyokap nya udah die (meninggal pas dia lahir) - brengsek, cwe dimana mana, pemabuk, perokok, gamau kalah, balap liar, suka taruhan, anak bandel, gasuka janji kecuali pinky promise (ini pun ga kesemua orng) - jobnya sih pengurus bar bapaknya - kalau si rion² ini bukan cuman kaya tapi dia KAYA 7 turunan bahkan kalau sehari dia menghabiskan 50 juta, cicit² nya dia tetep bisa merasakan apa yang dia rasakan
Ops! Esta imagem não segue nossas diretrizes de conteúdo. Para continuar a publicação, tente removê-la ou carregar outra.
chellie chana - wanita - 38 yo - cakep banget - janda miskin anak 1 - baik, lembut, ga bisa marah - divorce with her husband - nikah sama bokap rion alasannya cinta - dari kampunk - job ibu rumah tangga
Ops! Esta imagem não segue nossas diretrizes de conteúdo. Para continuar a publicação, tente removê-la ou carregar outra.
Lucas Kenzo - laki laki - 40 Yo - cakep - duda kaya anak 1 - ramah, cuek, only love caine moms - ditinggal mati - job pemilik bar, resto, pabrik, butik
▶︎ ⩇⩇:⩇⩇
Ada kalanya, seseorang datang ke dalam hidup kita tanpa pernah kita undang. Bukan membawa jawaban, melainkan serangkaian pertanyaan yang perlahan akan mengubah segalanya. Bagi Caine, Los Santos hanyalah sebuah kota baru. Tempat yang asing, rumah yang belum pernah ia kenal, serta keluarga baru yang bahkan belum sempat ia pahami. Hari itu, ia hanya tahu bahwa ia akan tinggal bersama keluarga barunya. Tanpa tahu siapa saja yang akan menunggunya di balik pintu rumah tersebut.