WARNING : BL Reading, Gay Area. Homophobic Silahkan Minggir
"Jika mencintaimu bukanlah sebuah dosa di alam semesta yang ini, maka bangunkan aku di alam semesta yang lain saat kita bisa bersama"
Dalam sebuah pertemuan yang tidak terduga, Evan dan And...
"Jika mencintaimu bukanlah sebuah dosa di alam semesta yang ini, maka bangunkan aku di alam semesta yang lain saat kita bisa bersama"
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Evan (Hayato), adalah seorang guru bahasa Ingris dan tenaga administrasi di sebuah sekolah, menjadikan dirinya "memikul" peran yang sangat berat namun tidak terlihat karena dirinya bekerja sepanjang hari di depan gawainya. Dirinya lekat dipanggil sebagai seorang guru (sosok yang digugu dan ditiru), alhasil tuntutan sosial padanya bahwa setiap insan yang bekerja di dunia pendidikan itu nyatanya harus sempurna, normal, dan bisa mempertanggungjawabkan apa yang dilakukannya. Karena sampai kapanpun, status dan panggilannya sebagai seorang "pak guru" akan melekat padanya. Satu hal yang sangat disembunyikan dan bahkan tidak diketahui oleh orang tuanya adalah dirinya yang tertarik pada lawan dan sesama jenis, menjadikan perasaan dan perang pikiran dalam kepalanya sangat dahsyat terjadi setiap hari. Dirinya terjebak perumpamaan dari film Call Me By Your Name. Instead of speaking, he choose to die dengan identitasnya dan menutup rapat semuanya sebagai pribadi yang tertutup dan pemalu.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Andra (Taecyeon) adalah seorang anak lulusan SMA yang hendak melanjutkan karirnya dengan bekerja ke Jepang. dari pada belajar mandiri dan terjebak dalam kebingungan, dirinya memilih untuk bersekolah di LPK (Lembaga Pelatihan Kerja) swasta yang kebetulan berdiri di wilayah kediaman Evan. Berbeda dengan Evan, Andra memiliki jiwa yang bebas dan ingin semua orang di dunia mengetahui apa yang dirasakan olehnya. Andra adalah orang yang ingin mengekspresikan semua yang dialami dan ingin segera bekerja di luar negeri dengan harapan bisa memperbaiki perekonomian keluarga yang lumayan paceklik. Andra adalah pribadi yang hangat, merangkul, mengerti perasaan lawan bicaranya dan berjiwa bijaksana.
Dalam sebuah pertemuan yang tidak terduga, Evan dan Andra bertemu. Awal yang kasar tidak disangka-sangka akan menjadikan rasa yang berlabuh di antara keduanya. Tapi hal yang pasti adalah, setiap perasaan yang mempertemukan dua insan, pasti akan bermuara kepada perpisahan yang nyata. Lantas bagaimana Evan menanggapi rasa cinta yang muncul dari benaknya, padahal rasa itu akan menjadi masalah pada karir dan kehidupannya sebagai seorang guru. Sedangkan bagi Andra, apakah rasa cinta akan menggeser peran dan tanggung jawabnya untuk keluarga karena konflik batin yang juga berkecamuk di kepalanya? Belum lagi dengan tekanan sosial sekitar yang sangat mengharamkan hubungan sesama, spekulasi masyarakat dan intervensi yang lain. Dan terakhir, apakah semesta lain yang diinginkan Evan itu nyatanya benar-benar ada? Apakah ada semesta yang akan menerima semua rasa cinta itu tanpa syarat dan penghakiman?