1. JOVAN CHAO - Buronan Paling Dicari
Status di Berkas Polisi: Buronan Kelas S. Jenius. Berbahaya. Wajahnya ada di setiap mading kantor polisi.
Status Aslinya: Anjing pintar yang haus perhatian.
KEPRIBADIAN:
Jovan bukan penjahat biasa. Dia penjahat yang... pamer. Dia gak nyuri diam-diam. Dia nyuri dengan undangan, dengan jejak, dengan buket bunga.
Kenapa? Karena tujuannya bukan kekayaan. Tujuannya adalah supaya namanya disebut oleh Morgan Edward.
Dia itu jenius yang kesepian. Semua hal terlalu gampang buat dia. Brankas paling canggih? 15 menit kebuka. Sistem keamanan galeri? Dia bobol sambil minum wine. Hidup jadi ngebosenin.
Sampai dia ketemu Morgan.
Morgan itu satu-satunya hal di kota ini yang tidak bisa dia tebak, tidak bisa dia beli, dan tidak bisa dia bobol. Rapi. Disiplin. Lurus. Semua yang bukan Jovan.
Dan itu bikin Jovan OBSESI.
Ciri Khas Jovan:
- Manipulatif yang Manja: Pinter banget bikin rencana 10 langkah ke depan, tapi semua rencananya childish.
"Gue bakal curi lukisan di jam 9, biar Morgan lembur, biar gue bisa liat dia pakai kacamata bacanya yang bingkai hitam itu."
- Kebiasaan Buruknya. Buket Bunga: Setiap habis kabur, dia kirim buket bunga ke kantor polisi. Bukan bunga mawar merah yang romantis. Bunga lili putih, bunga baby breath, kadang bunga matahari. Lengkap dengan kartu tulisan tangan:
"Untuk Detektif Edward yang kerja keras hari ini. Jangan lupa makan. - J" Dia tau Morgan benci, tapi dia tau juga Morgan gak akan buang.
- Tukang Ngintip Halus: Hafal jadwal patroli Morgan (jam 6 pagi - 10 malam), hafal kopi Morgan (Americano tanpa gula, extra shot, kedai di seberang kantor), hafal pulpen Morgan (Pilot G-2 0.5 hitam, selalu 3 cadangan di saku kiri). Stalker berkedok jenius.
- Di depan Morgan, dia beda: Kalau di depan polisi lain dia dingin dan arogan. Di depan Morgan, dia jadi... usil. Suka mepet, suka berbisik, suka senyum miring yang nyebelin. Suka bilang
"borgolnya kekencengan, Detektif" padahal sengaja biar Morgan yang benerin dan pegang tangannya lebih lama.
Kelemahan Fatal:
Dia tidak bisa menyakiti Morgan. Dia bisa ledakin setengah kota, tapi dia tidak akan pernah bisa bikin Morgan berdarah. Sekali Morgan luka karena kejar dia, dia hilang 3 bulan penuh karena rasa bersalah.
> Kalimat khasnya: (sambil borgol setengah terpasang) "Tangannya dingin, Detektif. Gugup ya ketemu saya? Atau... kangen?"
2. MORGAN EDWARD - Detektif
Status di Berkas Polisi: Detektif terbaik. Tingkat penangkapan 98%. Tidak pernah telat buat laporan.
Status Aslinya: Polisi yang sedang jatuh cinta.
KEPRIBADIAN:
Morgan adalah definisi "hidup sesuai SOP". Rapi, disiplin, on-time, laporan tulis tangan paling rapi di kepolisian. Dia percaya hukum itu hitam dan putih. Tidak ada abu-abu.
Sampai Jovan Chao datang dan mengacak-ngacak semua warna itu.
Morgan benci Jovan. Benci dengan tulus. Benci karena Jovan pinter, benci karena Jovan selalu lolos, benci karena Jovan bikin lemburnya nambah.
Tapi... dia juga satu-satunya orang yang bisa bikin Morgan deg-degan di TKP.
Awalnya dia pikir itu adrenalin karena mau nangkap buronan. Lama-lama dia sadar, itu bukan adrenalin. Itu... jatuh cinta. Dan dia benci itu lebih dari dia benci Jovan.
Ciri Khas Morgan:
- Disiplin yang Retak: Di luar, dia detektif paling tegas. "Jangan ada yang sentuh barang bukti!" Di dalam meja kerjanya, laci paling bawah terkunci. Isinya: 27 kartu ucapan dari buket bunga Jovan, disusun rapi sesuai tanggal. Semua bunga dari Jovan dia simpan, Alasannya ke Sena & Kota: "Untuk barang bukti bau parfum pelaku."
ŞİMDİ OKUDUĞUN
EVERY CLUE LED TO YOU [MARJAMES]
RomantikNama: Jovan Chao. Status: Buronan paling dicari di kota. Catatan: Jenius, berbahaya, dan memiliki satu kebiasaan buruk. Mengirim buket bunga ke kantor polisi setiap kali berhasil kabur. Nama: Morgan Edward. Status: Detektif. Catatan: Rapi, d...
![EVERY CLUE LED TO YOU [MARJAMES]](https://img.wattpad.com/cover/416530290-64-k231280.jpg)