Introduction

155 17 0
                                        

Empat bersaudara perempuan, Yoona, Yuri, Irene, dan Wendy, dari yang paling tua hingga paling muda, adalah putri-putri Halmeoni

¡Ay! Esta imagen no sigue nuestras pautas de contenido. Para continuar la publicación, intente quitarla o subir otra.

Empat bersaudara perempuan, Yoona, Yuri, Irene, dan Wendy, dari yang paling tua hingga paling muda, adalah putri-putri Halmeoni. Setelah menikah, masing-masing memang sudah punya rumah sendiri. Namun, rumah Halmeoni tetap menjadi satu-satunya tempat yang membuat mereka semua otomatis pulang setiap Minggu, lengkap dengan suami dan anak-anak masing-masing.

Keluarga Beaumont 🏨

Yoona & Junho

Yoona, mantan aktris yang kini mengelola yayasan seni dan budaya, menikah dengan Junho, pemilik Beaumont Hotel Group yang ramah kepada siapa saja, bahkan kadang terlalu santai untuk ukuran seorang pemilik bisnis sebesar itu.

Anak-anak mereka:

Eunseok (kuliah, jurusan Film)
Sepupu tertua dari delapan bersaudara. Tenang dan jarang banyak bicara, ia diam-diam memikul ekspektasi sebagai penerus bisnis keluarga, sambil tetap berusaha mengejar mimpinya sendiri sebagai aktor.

Carmen (kelas 2 SMA)
Orang pertama yang dicari semua orang ketika butuh tempat untuk bercerita. Anehnya, ia justru menjadi orang terakhir yang menyadari apa yang sebenarnya ia rasakan sendiri.

Stella (kelas 1 SMA)
Berisik, usil, dan selalu punya sesuatu untuk dikomentari. Di balik semua itu, ia menyimpan ketakutan bahwa impiannya di dunia musik tidak akan pernah dianggap serius.

Yeon (kelas 3 SMP)
Si bungsu yang paling manja dan paling sering dimanja. Meski begitu, ia jauh lebih peka terhadap keadaan orang-orang di sekitarnya daripada yang sering orang kira.

Keluarga Ashford 🏗️

Yuri & Minho

Yuri, pemilik sekaligus wajah dari brand fashion miliknya sendiri, menikah dengan Minho, CEO perusahaan konstruksi yang tenang, irit bicara, dan lebih sering menunjukkan perhatian lewat tindakan daripada kata-kata.

Anak-anak mereka:

Karina (kuliah, jurusan Bisnis)
Sangat disiplin terhadap dirinya sendiri dan selalu berusaha menjadi yang terbaik. Di balik sikapnya yang tegas, ia justru termasuk yang paling perhatian kepada adik-adiknya.

Jiwoo (kelas 2 SMA)
Hidupnya nyaris selalu tertata dalam jadwal, target, dan daftar yang harus diselesaikan. Begitu terbiasa mengendalikan semuanya, ia sampai lupa bagaimana rasanya menjalani sesuatu tanpa harus merencanakannya lebih dulu.

Juun (kelas 1 SMA)
Selalu sibuk memastikan semua orang baik-baik saja, sampai sering lupa bahwa dirinya sendiri juga sesekali butuh seseorang untuk memastikan ia baik-baik saja.

Keluarga Kensington 👑

Suho & Irene

Suho, CEO grup konglomerasi milik keluarganya, menikah dengan Irene, mantan model yang kini bekerja sebagai kurator seni. Dibandingkan keluarga-keluarga lainnya, rumah Kensington adalah yang paling formal, paling tenang, dan mungkin juga yang paling sulit ditebak dari luar.

Anak-anak mereka:

Yuha (kelas 1 SMA)
Sering terlihat dingin dan menjaga jarak, padahal sebenarnya ia hanya tidak pernah benar-benar belajar bagaimana cara menunjukkan rasa sayangnya.

Ana (kelas 3 SMP)
Sumber keramaian di rumah Kensington. Cerewet, penuh energi, dan selalu punya cerita, meski diam-diam ia cukup penakut dan hanya ingin mimpinya di bidang fashion dipandang serius.

Keluarga Castellane 🎶

Chanyeol & Wendy

Chanyeol, seorang produser musik yang terkenal sebagai "Happy Virus" di mana pun ia berada, menikah dengan Wendy, pemilik yayasan sosial sekaligus pengajar musik yang selalu blak-blakan dan jujur tentang apa yang ia rasakan. Rumah Castellane menjadi rumah yang paling artsy, paling ramai, dan mungkin paling sulit untuk benar-benar tenang.

Anak-anak mereka:

Ahyeon (kuliah, jurusan Desain Komunikasi Visual)
Rendah hati, bahkan kadang terlalu rendah hati. Ia lebih nyaman bekerja dalam diam daripada berdiri di tengah sorotan dan menerima pujian.

Ian (kelas 3 SMP)
Si mood-maker yang paling banyak bicara dan hampir selalu berhasil membuat suasana jadi lebih hidup. Namun ketika malam tiba dan semua orang sudah tidur, ia justru sering terjaga hanya karena terlalu memikirkan perkataan orang lain.

Dari seluruh keluarga itu, ada delapan sepupu inti yang tumbuh besar bersama: Carmen, Jiwoo, Yuha, Stella, Juun, Ana, Ian, dan Yeon. Mereka tersebar dalam tiga angkatan, yaitu kelas 2 SMA, kelas 1 SMA, dan kelas 3 SMP. Meski begitu, perbedaan usia nyaris tidak pernah terasa ketika mereka sedang bersama.

Mereka punya grup chat sendiri bernama Hearts2Hearts 💗, tempat segala hal dibicarakan, mulai dari tugas sekolah, gosip keluarga, sampai masalah yang seharusnya tidak dibahas di grup keluarga.

Di sekolah pun, mereka punya satu meja kantin yang sudah otomatis dikenal semua orang sebagai "meja sepupu". Tidak pernah ada yang secara resmi menetapkannya sebagai meja mereka. Namun entah sejak kapan, semua orang sudah tahu kalau delapan kursi itu terisi, berarti Hearts2Hearts sedang lengkap.

Senja di Rumah Nenek | H2HHistorias para obsesionarse. Descúbrelo ahora