THE MEANING OF US
Arti dari Kita
"Kita sering mengatakan bahwa kita mengenal seseorang hanya karena telah menghabiskan banyak waktu bersamanya. Namun, apakah waktu benar-benar cukup untuk memahami hati seseorang?"
Ren Arata adalah seorang siswa SMK...
Cahaya matahari perlahan menyusup melewati celah-celah tirai kamar, menyentuh lantai yang masih dingin dan membangunkan seorang pemuda yang tertidur di balik selimut. Dari luar jendela, terdengar suara kendaraan yang sesekali melintas, diselingi kicauan burung yang samar-samar terdengar di antara riuh kehidupan pagi.
Ren Arata membuka matanya perlahan.
Ia menatap langit-langit kamarnya selama beberapa detik sebelum akhirnya menghela napas dan bangkit dari tempat tidur. Rambutnya yang sedikit berantakan ia rapikan dengan tangan, kemudian ia melirik jam yang berada di atas meja.
Oops! Bu görüntü içerik kurallarımıza uymuyor. Yayımlamaya devam etmek için görüntüyü kaldırmayı ya da başka bir görüntü yüklemeyi deneyin.
06.12.
"Masih ada waktu."
Ren segera bersiap.
Ia mengenakan seragam sekolah dengan rapi, memastikan kancing bajunya terpasang dengan benar, lalu mengambil tas yang telah disiapkannya sejak malam sebelumnya. Sebelum meninggalkan kamar, ia sempat memeriksa kembali apakah semua perlengkapan sekolahnya sudah berada di dalam tas.
Buku pelajaran.
Alat tulis.
Tugas yang harus dikumpulkan.
Semuanya lengkap.
Ren memang seperti itu.
Ia selalu memastikan segala sesuatu dilakukan dengan baik.
Bukan karena ia takut dimarahi guru, bukan pula karena ingin dipuji sebagai siswa teladan. Ia hanya terbiasa bertanggung jawab terhadap apa pun yang menjadi kewajibannya.
Bahkan dalam hal-hal kecil sekalipun.
Ketika berpapasan dengan tetangga, ia akan menyapa dengan sopan. Ketika seseorang membutuhkan bantuan, sebisa mungkin ia akan membantu. Ketika melakukan kesalahan, ia tidak pernah mencari alasan untuk melepaskan diri dari tanggung jawab.
Bagi orang-orang di sekitarnya, Ren adalah anak yang baik.
Sopan.
Ramah.
Dapat dipercaya.
Namun, tidak banyak orang yang mengetahui alasan sebenarnya mengapa Ren berusaha menjadi seperti itu.
Ada seseorang yang menjadi alasan di balik perubahan dirinya.
Seseorang yang sudah berada di dalam kehidupannya sejak mereka masih kecil.
Namanya adalah Sayama.
Teman masa kecil Ren.
"Ren!"
Sebuah suara terdengar dari ujung jalan.
Ren yang sedang berjalan menuju sekolah berhenti dan menoleh.