Jisoo dan Rosie dipertemukan dalam satu acting project dimana Jisoo berperan sebagai pemeran utama dan Rosie sebagai cameo yang hanya muncul 90 detik di layar. Namun siapa sangka bahwa 90 detik itu menjadi awal cinta bersemi di antara keduanya.
"Nona Kim, kau pantas mendapatkan pasangan yang lebih baik." Rosie bergumam pelan, sambil membolak-balikkan halaman majalah yang sedang ia lihat.
Ia sebenarnya tidak terlalu suka membaca majalah meskipun wajahnya sendiri sering menghiasi majalah-majalah tersebut. Entah karena harus mempromosikan brand yang bekerja sama dengannya atau untuk inteview terkait musik dan prestasi yang dicapainya.
Rosie adalah musisi yang terkenal karena kepiawaiannya bernyanyi dan memainkan alat musik seperti gitar dan piano, ia juga penulis lagu yang handal. Semua lagu yang ia ciptakan dapat diterima oleh masyarakat umum.
Selain itu, ia juga terkenal karena kisah asmaranya. Ia tidak menutupi ketertarikannya kepada sesama jenis, malah dengan bangga mengakui dirinya sebagai penyuka wanita. Namun kisah cintanya jarang bertahan lama, hanya dalam hitungan bulan.
Sampul majalah edisi kali ini adalah seseorang yang ia kagumi makanya ia membeli majalah tersebut. Orang itu adalah Kim Jisoo, aktris muda berbakat yang namanya sedang bersinar di dunia seni peran. Ia suka membaca interview yang dilakukan oleh Jisoo.
Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.
Rosie menyukai Jisoo sejak kali pertama mereka bertemu di acara amal yang diadakan oleh salah satu majalah fashion ternama. Di matanya, Jisoo terlihat sangat menarik. Ia sepakat dengan opini fans yang mengatakan kalau kamera tidak bisa menangkap kecantikannya. Jisoo jauh lebih cantik ketika melihatnya secara langsung.
Saat itu, Jisoo datang dengan Ahn Bohyun. Lelaki yang juga berprofesi sebagai aktor, yang dikabarkan sedang menjalin hubungan dengannya. Dan sekarang, mereka resmi berpacaran.
"Memang siapa yang pantas menjadi pasangannya?" Pertanyaan dari Lisa, sahabat sekaligus managernya membuyarkan lamunannya.
Hening, tak ada sepatah kata keluar dari mulut Rosie. Lisa tersenyum, "jangan bilang kalau kau sedang berkhayal menjadi pasangannya."
"Ini bukan cuma khayalan, Lisa. Aku akan mewujudkannya." Rosie tersenyum penuh arti.
Ia kembali membolak-balikkan halaman majalah tersebut. Di majalah itu, Jisoo sedang mempromosikan koleksi terbaru produk activewear dari brand yang menunjuknya sebagai duta global. Wanita itu, dilihat dari sudut manapun terlihat sempurna, tanpa cela.
Rosie memperhatikan detil terkecil dari setiap foto. Tatanan rambut, bentuk alis, lensa kontak, bulu mata, bentuk hidung, bentuk bibir, dan garis rahang yang tegas membuatnya menelan ludah berkali-kali. Baru kali ini ia merasakan hasrat untuk memiliki yang sangat kuat.
"Kim Jisoo, kau membuatku gila."
Rosie memiliki kepribadian yang hangat, mudah bergaul dengan orang-orang baru. Berbanding terbalik dengan Rosie, Jisoo cenderung kaku dan dingin. Semua hal yang ia lakukan terencana dengan baik dan ia agak sedikit sulit untuk didekati.
Apakah Rosie dapat menaklukkan hati seorang Kim Jisoo?
=====
Walaupun banyak cerita gw yang mangkak, gw pengen tetap rilis ini. Ini ceritanya udah setengah jadi, tinggal endingnya mau dibuat happy atau sad tapi baru akan gw post setelah CLICK rilis, soalnya hp gw ancur jadi harus nulis ulang ceritanya hiks TT