Zaktualizowaliśmy nasze Wytyczne Treści.
Zapoznaj się z najnowszymi wytycznymi, aby nadal bezpiecznie udostępniać historie.

PROLOG

1 0 0
                                        

Dia terbangun di kasur lembut dan kain sutra, suasana dari jendela menampilkan sungai-sungai dan beberapa semak semak hijau dengan beberapa wanita sedang mengambil air dan mengambil buah buahan. Tirai di jendela itu tertiup angin sepoi sepoi menabrak wajahnya. Matahari berada pada puncaknya hari ini, sinar nya menyilaukan mata dan membakar kulit, namun semua ini sangat-sangat wajar.

Ia berdiri dan meninggalkan ranjangnya dengan dipan yang terbuat dari kayu emoni dan dilapisi emas murni, yang membuat ranjang nya terlihat begitu megah. Ia menatap cermin perunggu dan tersenyum sombong karna menatap gadis cantik di cermin itu.

Ia berteriak memanggil pelayan dengan suara yang bergema di lorong-lorong istana ini "ISIS KEMARI!" teriaknya

sepersekian detik kemudian, seorang wanita muda dengan kulit yang sedikit gelap dan wajah yang sangat karismatik datang membuka pintu emas besar, ia langsung sujud penuh hormat dihadapannya, jidatnya menyentuh lantai marmer putih dengan bercak bercak emas. ia memberikan nampan berisi gandum,buah buahan, dan segelas susu, dengan tetap bersujud sopan, 

Ia mengambil satu buah anggur yang biji nya sudah dipisahkan dari buah nya, lalu ia memaskan buah tersebut kemulutnya dengan anggun, lalu mengambil segelas susu dan meminum nya hingga gelas tersebut kosong menyisakan setetes air susu yang sangat berharga.

Ia lalu mengusir isis dari ruangannya. dengan sopan isis duduk berjongkok dan perlahan mundur dengan gerakan lambat, menutup pintu emas tersebut dengan perlahan. Aku bangun dari tempat duduk ku dan kembali keranjang sutra mewah ku, harusnya aku saat ini beraktivitas dengan urusan politik, tetapi aku tidak tahu entah mengapa mata ku terasa berat dan lemas, aku merebahkan tubuhku dikasur dan menghirup aroma mewah kemenyan, kayu manis, dan bau minyak zatun yang menepuk lembut dan mencium halus hidung ku.

Kepala ku terasa berat dan sangat pusing, aku menutup mata ku dan aku merasa seperti mengambang di atas sungai. Aku terkejut karna ruangan ku bergetar mata ku terasa perih, lantai dikamar ku pecah, dan tirai di jendela tertiup kencang.

secara tidak sadar, bau kemenyan yang mengelilingi kamarku berganti dengan bau pembersih lantai, lantai marmer kamarku berubah menjadi lantai putih kecil, tembok kamarku berganti dan getaran yang kurasakan seiring berubah lebih tenang. 


im cleopatraOpowiadania do pokochania. Odkryj je teraz