1

202 24 4
                                        

Pagi hari di mansion utama GSKY (gsky punya 3 mansion yaww) jam menunjukkan pukul setengah tujuh dan ruang tamu sudah penuh dengan suara ricuh dari beberapa member dengan yang di dapur sedang sibuk bergulat dengan masakannya

Sekarang yang belum ikut kumpul ada Boy, Faisal, Putra,Peri, sultan dan Nemo

Di ruang tamu Najib mengangkat pembicaraan

"Boy mana"
Tanya Najib

Yang lain melihat nya

Lalu mas Ado menjawab
"boy ya masih di kamarnya lah sama kayak
yg lain"
Ucap mas Ado

"Coba sana jib sel panggil yang belum bangun"
Ucap mas Yoyok

"Siap mas yok!"
Kompak mereka berdua

Mereka berdua masuk ke kamar putra,peri, sultan dan Nemo satu persatu untuk membangunkannya agar turun ke meja makan untuk makan

Dan sekarang waktunya kekamar Faisal namun di sebelah kamar putra pas dengan kamarnya boy jadi mereka memilih untuk membangunkan boy terlebih dahulu, kalo kalian bertanya kamar Faisal dimana?, sama ya di lantai 3 cuman kamarnya paling ujung sebelah kanan maklum kulkas 10 pintu agak serem bagi yang udah biasa

Klik.. kamar boy terbuka luas

"Boy.... Sayang...."
Panggil Najib lembut

Namun belum ada jawaban, Najib dan Rasel masuk lebih dalam kekamar si gembul

"Gembull... Sayangg... Kamu dimana Hem..."
Satu kali lagi panggilan dari Rasel tidak dijawab bahkan tidak memberikan tanda-tanda

Mereka berdua saling pandang ketika sampai tepat di depan kasur queen size boy

"Boy! Firman!"
Teriak Rasel

"Firman Maulana!!!,kamu dimana!!"
Teriak Najib

"Boy gak lucu ya kamu ngilang kaya gini"
Ucap Najib

"Jib jangan bilang dia kabur coba lihat ke jendela"
Ucap Rasel dengan rahang mengeras dan mata yang tajam tertuju ke jendela yang terbuka, dimana jendela itu lupa untuk dikunci padahal balkonnya udah di kunci

Najib menatap kemana arah mata Rasel,dan di detik itu juga rahang ikut mengeras

"Kita turun panggil anak anak yang lain"
Suara Najib berubah menjadi dingin(intinya kalo suara mereka lembut biasanya cuma buat sesema anggota GSKY aja ya sayang syaangku)

Mereka berdua turun lewat tangga dengan muka yang bisa di bilang seram bahkan kalo kata boy itu ekspresi anggota GSKY yg paling ia takuti

GSKY yang sudah full di ruang tamu melihat ekspresi Najib dan Rasel seperti sudah bisa dibaca oleh mereka

Tian angkat suara
"Kalian kenapa jangan bilang ....."

"BOY HILANG!!!"
Kompak mereka menggema di ruang tamu,membuat beberapa maid dan bg tersentak kaget

"Kalian serius jib sel semalem gue aja nemenin dia sampe tidur"
Ucap Nemo gak percaya

"Serius mas nem"
Ucap Rasel

"Mencar aja sekarang"
Ucap mas Yoyok dengan tegas

Di saat mereka baru berjalan beberapa langkah mereka dihentikan oleh suara nangis yang bagi mereka familiar

"Huaaa hiks.. hiks....."
Isakan kecil dari sosok yang hampir mereka cari sekarang

Semua menoleh kearah tangga dan terlihat sosok AFFAN FAISAL dengan badan tegapnya sedang menggendong bayi besar mereka yang ternyata sedang menangis kecil dalam dekapan adik KANDUNGNYA itu

Has llegado al final de las partes publicadas.

⏰ Última actualización: Aug 22 ⏰

¡Añade esta historia a tu Biblioteca para recibir notificaciones sobre nuevas partes!

Boy Is Mine,Our'sHistorias para obsesionarse. Descúbrelo ahora