Prolog

19 3 2
                                        

Minecraft.

Sebuah dunia yang luas dan indah, tempat ribuan pemain hidup berdampingan dengan damai.

Desa-desa berkembang, rumah-rumah berdiri kokoh, dan para pemain menjalani kehidupan mereka tanpa mengetahui bahwa sesuatu yang jauh lebih besar sedang menunggu.

Sampai suatu hari...

Sebuah cahaya muncul di langit.

Cahaya itu semakin terang.
Semakin besar.

Lalu-

BOOM!

Ledakan dahsyat mengguncang seluruh dunia.

Langit seakan terbelah. Tanah bergetar. Dalam sekejap, dunia Minecraft yang sebelumnya damai berubah menjadi kekacauan.

Dunia yang begitu indah dan dipenuhi tawa berubah menjadi mimpi buruk.
Namun, ketika harapan hampir berakhir...

Cahaya itu kembali muncul.

Kali ini bukan untuk menghancurkan.
Cahaya tersebut menyelimuti seluruh dunia dan perlahan mengembalikan semuanya seperti semula.

Hutan kembali tumbuh.

Laut kembali tenang.

Desa-desa kembali berdiri.

Seolah-olah tidak pernah terjadi apa-apa.

Namun, ada sesuatu yang tertinggal.
Energi dari cahaya tersebut masih tersimpan di dalam dunia.

Energi yang belum diketahui asalnya.

Energi yang suatu hari nanti akan memilih seseorang.

Energi yang awalnya dianggap sebagai kekuatan...
justru menjadi sebuah ancaman.

Seseorang akan menjadi wadah bagi cahaya itu.

Namun...

Apakah cahaya tersebut benar-benar sebuah anugerah?

Atau justru sebuah kutukan?

Dan mengapa cahaya itu membangun kembali dunia yang telah dihancurkannya?

Tak seorang pun mengetahui jawabannya.

Dan tanpa seorang pun menyadarinya...
perjalanan mereka telah dimulai.

Perjalanan kitaStories to obsess over. Discover now