Kisah mereka dimulai kembali dari sebuah klise.
"Kim! Jangan berlarian seperti itu."
"Aku tidak akan berlari jika kau tidak mengejarku."
"Aku tidak akan mengejarmu jika kau tidak mengambil gelangku!"
Di koridor lantai 30 gedung Life and Death Management Company Cabang Seoul, dua lelaki saling mengejar. Yang tertua berteriak pada yang paling muda untuk mengembalikan gelang miliknya. Sedangkan yang termuda menolak dan dengan keras kepala mengatakan bahwa ia menginginkan gelang itu. Gelang yang dipakai oleh setiap Hell Officer.
Setiap Hell Officer akan diberi sebuah gelang untuk mempermudah pekerjaan mereka. Gelang itu terbuat dari tiga tali berwarna hitam yang saling terhubung dengan sebuah lonceng kecil menggantung di tengahnya.
Gelang yang sedang diperebutkan memiliki lonceng dengan warna merah muda. Yang termuda menyukai warna merah muda sehingga ingin memilikinya dan ingin menukarnya dengan gelang miliknya yang loncengnya berwarna hijau.
"Kim Taetae, berhenti!"
"Sunbae, berikan saja gelang ini padaku."
"Baiklah. Aku akan memberikannya padamu. Tapi tolong berhenti, okay? Jika kau terjatuh, hyungmu akan sangat marah." dan aku yang akan terkena amukan amarahnya!
"Baiklah. Baiklah."
Kim Taetae yang merupakan anggota termuda dari Hell Officer saat ini akhirnya menghentikan kedua kakinya, menoleh pada sang senior yang terlihat sangat kelelahan akibat berlari ke sana kemari mengejarnya.
"Dasar anak kecil! Larimu cepat sekali."
"Tentu. Aku, kan, masih muda tidak seperti sunbae."
Orang-orang sama setuju bahwa Kim Taetae, pegawai baru yang baru berusia 20 tahun itu memiliki paras yang sangat cantik dan menawan. Dengan tinggi 170 sentimeter, tubuh kecil dan ramping menjadi daya tariknya yang lain. Tidak sedikit yang mengejarnya dan menginginkannya menjadi kekasih. Meski baru bekerja selama tiga bulan tapi ia sudah menjadi sangat populer di kalangan pegawai lain yang lebih senior. Saat ia menampilkan senyum kotaknya sembari memanggil lawan bicaranya dengan lembut, semua orang akan langsung terpesona dan terpikat sampai tidak bisa berkedip.
Hanya saja, Kim Taetae yang dijuluki sebagai Pangeran Hell Officer mempunyai satu kekurangan.
"Aku baru 32 tahun!"
"Kenapa sunabe tidak mau mengakui bahwa sunbae sudah tua?"
Kekurangannya adalah mulutnya!
Mulutnya yang terkadang tidak bisa terkontrol dan mengatakan apa pun semaunya.
Sang sunbae menghela nafas panjang, bersiap untuk berteriak dengan sekuat tenaga sembari menarik telinga Kim Taetae, "Aku tidak setua itu!"
"Aku mengerti, Seowoon Sunbae. Aku tidak akan mengatakannya lagi. Kau harus memperhatikan kesehatanmu. Bagaimana jika nanti kulitmu berkeriput lebih cepat?"
"Ah! Kenapa aku harus mengurus anak ini?!"
Pada akhirnya Jung Seowoon hanya bisa melampiaskannya dengan berteriak keras karena tidak mungkin melampiaskannya pada Kim Taetae.
Jung Seowoon takut jika harus berurusan dengan kakak tiri Kim Taetae yang overprotective dan galak sekali. Lagi pula sebentar lagi Kim Taetae akan lepas dari statusnya sebagai anak magang dan akan menjadi karyawan tetap. Dengan kata lain anak itu akan ditugaskan ke tim tertentu sehingga tugasnya untuk menjaga anak itu akan selesai. Ia harap Kim Taetae akan mendapatkan rekan yang baik yang bisa menjaga dan membimbingnya.
YOU ARE READING
Hell Officer || KookV ✓
Fanfiction[COMPLETE] Thump---thump... Thump---thump---thump. Detak jantung siapa yang sedang berbunyi dengan kencang? "Anda berdebar-debar, ya?" Kim Taetae bertanya. "Bunyinya sangat menyebalkan." "Bagaimana bunyinya?" "Mungkin thump---thump... thump--thump."...
