"Kamu Jadi Batu, Aku Jadi Bunga."
Halo. Aku Nakula, kembaran Mas Sadewa. Kalian kenal dia kan? Mas Sadewa orangnya baik banget sama aku. Dia sayang sama aku, aku juga sayang sama Mas lebih dari apapun.
Mas itu tipe orang yang susah buat cerita, dia sering menyembunyikan masalahnya sendiri. Dia bakalan cerita kalau dipaksa atau jika dia sudah muak..
Tapi, aku tidak masalah dengannya. Aku juga terkadang seperti itu, karena kami kembar, kan? Itu wajar.
Jika orangnya tidak mau menceritakan masalahnya, jangan dipaksa. Itu membuatnya merasa tidak nyaman. Tidak semua orang bisa menceritakan masalahnya secara langsung, mereka mempunyai cara menenangkan dirinya masing-masing.
Aku sering mengucapkan itu ke Mas, dia bahkan sudah hafal jika aku ingin menyebutkan kalimat itu lagi. Hahaha, jadi kangen.
Mas Sadewa sering banget masakin makanan, dan semuanya enak! Seperti.. makanan di hotel bintang lima. Mas Sadewa selalu menyuruhku untuk tidak membeli makanan online jika Mas sendiri sudah masak, buang buang duit katanya..
Mas, kalau kamu baca ini.. Aku sayang banget sama mas. Aku mau ngobrol lagi, aku mau cerita sebanyak banyaknya, aku mau ngerasain masakan mas lagi.. Aku kangen, mas. Mas ngga mau balik? Mas ngga kangen Nakul?
Jika waktu bisa diulang.. Hidup lebih lama ya, mas
ESTÁS LEYENDO
"Kamu Jadi Batu, Aku Jadi Bunga."
Fanfiction[SLOW UPDATE!!!] "Cocok ngga sih kalau aku jadi bunga, mas?" "Cocok. Bunga aja kayaknya insecure sama kamu." "Hahaha! Aku memang menawan kok, ngga usah muji gitu. Semisalnya aku jadi bunga, pasti jadi bunga tercakep sejagat maya!" "Iya iya.." "Kalau...
