My older male cousin🔞

6 2 1
                                        

My firt story guys...
•harap dimaklumi jika ada salah/typo karena author masih pemula>v<
•dibuat hanya untuk kesengangan
•ajarin donk puhh... sepuh...

HAPPY READING GUYS>0<

Dua tahun jarak usia dan satu garis silsilah keluarga seharusnya sudah cukup menjadi dinding pembatas yang tebal. Di hadapan dunia dan pandangan tertib orang tua, mereka adalah sepasang sepupu yang tahu diri-berdiri di jarak aman, bertukar sapa seadanya, dan memakai topeng paling sempurna. Yang satu meredam segalanya dalam diam yang dingin, sementara yang lain bersembunyi di balik riuh rendah rasa malu yang dibuat-buat.
Namun, dinding tebal itu tidak pernah benar-benar kokoh ketika penontonnya pergi.

Satu ketukan pintu yang terkunci dari dalam, dan kepergian rombongan keluarga yang menyisakan keheningan panjang, adalah awal dari runtuhnya sekat-sekat itu. Untuk beberapa hari ke depan, rumah besar ini kehilangan fungsinya sebagai tempat berlangsungnya norma.

Begitu dunia luar berbalik arah, sosok yang biasanya diam kini membiarkan jemarinya mengklaim dengan posesif, dan sosok yang biasanya malu kini melepas semua tabiat tengil dan manjanya tanpa sisa.

Di balik dinding-dinding yang sunyi ini, sepasang insting yang sekian lama tertahan akhirnya menemukan ruang untuk saling mengunci. Sebuah rahasia terlarang yang siap dihabiskan berdua, tanpa perlu ada orang luar yang tahu.

"AKHIRR NYAAA"seorang remaja dengan tubuh mungil dan surai coklat itu berteriak kegirangan setelah akhir ya mendapat kebebasan,dengan wajah sumringah ia terus berlari ke sana ke mari seperti anak kecil yang akhirnya bisa memakan permen tanpa sepengetahuan orang tua nya.

Disisi lain seorang remaja jakung dengan surai hitam kebiruan menatap sang remaja yang sedari tadi terus melompat dan berlarian seperti anak kecil.Dengan langkah santai remaja jakung itu berjalan menaiki tangga rumahnya berniat untuk beristirahat dan menghabiskan waktu nya dikamar,namun langkahnya terhenti saat mendengar namanya dipanggil

"Kak abyan mau kemana?"tanya sang pemilik suara lembut yang dibalut dengan rasa senang yang tak terkira

Dia Gavindra elliot prasetya,atau orang memanggilnya dengan sebutan gavin,seorang remaja dengan tubuh idel bagaikan seorang perempuan,hanya memikiki tinggi 165 cm,dengan surai coklat terang,netra nya yang kecoklatam dan tubuhnya yang bersih,putih,mulus tanpa noda membuat dirinya pantas dijukuki seorang omega,ya,dia memanglah seorang omega.

"Kamar"dengan santai laki² yang gavin sebut sebagai kakak itu adalah sepupu nya yang lebih tua beberapa tahun darinya,dengan tubuh jakung,surai hitam kebiruan,netra hitam legam dan tubuh yang atletis menambah kesan dominannya,Dialah Abyan Griffien Prasetya

"Mau ikut"

"Ayo naik"Abyan menghentikan langkahnya hanya untuk menunggu gavin naik keatas bersamanya,setelah gavin telah menyamai posisinya mereka berjalan keatas menaiki satu persatu anak tangga,kesunyian kediaman besar abyan kini terpecah oleh ocehan random Gavin,ia mulai membahas hal penting tentang keluarga sampai hal yang sebenarnya tak penting,meski begitu abyan tak pernah sekali pun tidak mendengarkan gabin selama ia berbicara.

Bukan mendengarkan,lebih tepatnya terus melihat paras gavin yang cantik,walau ia seorang laki² tetapi matanya yang lentik,hidungnya yang sedikit pesek,wajahnya yang bulat,dan pipi nya yang chabi membuat aby tak sekalipun berpaling.

"Kakak dengerin aku kan?"tanya gavin memiringkan kepalanya

"E-eh denger kok"ujar aby gelagapan

Rasa canggung sempat memenuhi atmosfer diantara mereka namun,rasa canggung itu hilang begitu saja ketika gavin terus melontarkan lelucon lucu yang membuat keduanya tertawa lebar.

You've reached the end of published parts.

⏰ Last updated: Jul 18 ⏰

Add this story to your Library to get notified about new parts!

Story BLStories to obsess over. Discover now