00

1.1K 128 8
                                        

"Kejar dia anjing, tar kabur lagi, gue mau cabik cabik si licik" seorang pemuda terlihat marah, menyuruh anak buahnya untuk mengejar anak muda dengan pakaian seragam yang terlihat kotor, wajah lelah dan begitu banyak bekas luka, akibat menyerang musuhnya seorang diri sedangkan musuhnya? Ada beberapa orang untuk melindunginya bisa dikatakan anak buah tersebut.

"Anjir, cupu banget bawa pasukan" ujarnya sambil berlari kencang.

Nyawanya seperti tinggal setengah persen doang, udah mau pingsan tapi kalau dia pingsan bisa mati konyol dipukul mereka. Apalagi tadi dia habis bikin ulah sampai bikin lawannya hampir gila karena emosi, bisa habis dia sama mereka.

Sampai dimana dia tidak melihat kearah depan, namun melihat kearah dimana musuhnya tetap mengejarnya tanpa lelah, tanpa berniat untuk menyerah, sampai dimana suara klakson mengejutkan dirinya.

TITTTT

"WOY MINGGIRRRRR"

Ia menoleh kedepan dan betapa terkejutnya ia melihat lampu menyoroti matanya hanya beberapa jarak saja sampai membuat badannya terpental akibat tertabrak mobil begitu keras, kepalanya terbentur diaspal, darah segar mulai menghiasi wajahnya, bibirnya mengeluarkan darah, hidungnya mengeluarkan darah, kedua matanya mulai tertutup rapat dan tak sadarkan diri.

.

Ia terbangun, kepalanya begitu pusing. Rasanya seperti hancur berkeping keping, tubuhnya remuk. Ia rasa ia sudah pincang, ia rasa ia akan lumpuh total, ia rasa ia akan mati dan bertemu malaikat ataupun bidadari.

Namun, semuanya hanyalah mimpi, ia terbangun dengan ruangan nuansa putih, bau obat dan suara mesin yang begitu menggelegar, tiba tiba kepalanya merasakan pusing hebat.

"Eom seonghyeon, akhirnya kamu sadar sayang"

Haaa, apa apa? Siapa tadi? Seonghyeon? HAAA?

seketika ia menyadari satu hal, itu bukan namanya, dan ia menyadari bahwa dirinya dihadiri oleh seorang wanita paruh baya yang asing dimatanya "Siapa lo, gue bukan soenghyeon, apa gue udah gila?" Seonghyeon menampar pipinya sendiri, terasa sakit, jadi ia tidaj sedang bermimpi.

"Sayang, jangan pukuli pipi kamu ihhh, bunda khawatir sama kamu. Kok kamu bisa lupa sama bunda sih, padahal dokter gaada bilang kamu jadi amnesia begini, apa kamu udah gasayang sama bunda lagi gara gara gaketurutan beli montor? Huhh".

"Haaa, gue beneran gila, lo bukan bunda gue, gue dimana gue mau pulang" soenghyeon mulai ingin mencabut infusnya namun tiba tiba suara yang tidak terlihat wujudnya dan membuat sang bunda seolah menjadi patung membuatnya terkejut.

"Heyyy, kenalin aku sistem yang mindahin raga kamu ditubuh orang lain yang butuh bantuan kamu"

"What? Sistem? Baru denger gue, ini apaan pakek cara begini, gasuka banget, balikin Kediri gue anjing, sistem jelek".

Semua komputer melayang diudara memberi gestur marah terhadap eom "heh, gue kasih nasib buruk jadi gelandangan mampus lo, beruntung lo gue pindahin keraga orang kaya bukan gembel,cihh".

"Anjing, lo siapa cok, sejak kapan dunia bikin komputer terbang?".

"Gue sistem anjing, ih bacot bener. Tinggal ikut alur ajalah, gue bacain nih bentar agak lupa".

"KOMPUTER APAAN KOK BISA BODOH HAHAHAHAHAHA".

"GUE BENERAN KASIH HIDUP GLANDANGAN LO YAK"

Eom nampak ketakutan, lalu ia kembali tenang untuk mendengarkan ucapan sistem yang ingin membacakan naskah.. berasa mau bacain undang undang.

"Nih, gini kamu pindah diraga seseorang yang dikenal pendiam, cupu, culun, gapantes hidup-"

"Yang bener aja anjing lu ngatain idup orang pakek gapantes hidup".

Sistem menghela nafas panjang seolah olah rasa malas begitu muncul waktu pemuda itu terus menyelip ucapannya, namun sistem tetap lanjut berbicara dan tidaj memperdulikan pemuda itu.

"Kamu pindah diraga anak orang kaya, pinter dan kutu buku tapi minusnya dia culun dan gemar dibully, namanya eom seonghyeon, reputasinya disekolah jelek banget gara gara banyak skandal sama seseorang murid murid disekolah gara gara sering dibully dan dipojokkan, jadi kamu harus bikin alur hidupnya jadi orang paling keren, beruntung, dan banyak disukai sama orang orang, gitu aja sih, kalo kamu berhasil setiap dapat misi, kamu bakal dapat point yang dimana itu bisa ditukar dengan uang, lo tabung anjing jangan buat jajan".

"Kasar banget cok, udah baek gue dengerin, bawel lu"

"Lo kalo ga dikasih peringatan setiap gue kasih duit yang ada lo buat beli pulau".

"Sistem anj-" belum sempat menyelesaikan utaran isi hatinya tiba tiba sistem itu menghilang dan membuat semua dunia seolah olah kembali hidup.

"Kayaknya aku hilang ingatan deh bun".

"DOKTERRRRR".

.

beberapa hari akhirnya ia bisa kembali kerumah, benar benar rumahnya membuatnya kagum sampai matanya tak bisa berhenti berkedip dan mulutnya tak henti terbuka.

"Tutup ih mulut kamu, kek gapernah lihat rumah gede aja".

"Bun aku hilang ingatan jadi ga inget kalo aku anak orang kaya" ucapnya tanpa memperhatikan sang ibu.

Wanita itu menghela nafas panjang lalu menggelengkan kepalanya "udah sana kamu kekamar dulu bunda mau-".

"Bun aku hilang ingatan" ia menatap sang ibu dengan malas.

"Oiya bunda lupa aduh, bisa nyasar kekamar mandi entar"

Barang barang seonghyeon dibawa oleh beberapa asisten yang bekerja, itu cukup membuatnya culture shock saat ini, anjing banget nih rumah ga cuma gede tapi asistennya kek mau bikin penduduk aja.

"Bun, udah pulang aja".

"Siapa lu?"

Pemuda yang tiba tiba muncul entah darimana tiba tiba sudah berada dihadapan mereka berdua, sang ibu memukul lengan seonghyeon "dia abang kamu sayang".

Pemuda yang ada dihadapannya nampak shock dengan ucapan seonghyeon "sejak kapan lo jadi antagonis begini?" Matanya begitu membuka lebar, seolah olah tengah melihat kejadian langka, omaygut

Soenghyeon yang semula menatap sang ibu lalu menatap pemuda yang ada dihadapannya "kapan kapan, ayok bun anterin aku kekamar".

Sang ibu dan seonghyeon melewati pemuda itu untuk menuju kelantai dua dimana kamar seonghyeon berada.

Pemuda itu menatap punggung seonghyeon sampai menuju lantai kedua, ia menggelengkan kepalanya "orang kalo habis digetok kepalanya otaknya bisa ketuker kah?"

Pemuda itu menatap punggung seonghyeon sampai menuju lantai kedua, ia menggelengkan kepalanya "orang kalo habis digetok kepalanya otaknya bisa ketuker kah?"

Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.


★☆★KHAMSAHAMIDA★☆★

Transmigrasi || HyeonKeon Stories to obsess over. Discover now