Aku lapar."
Sean mengangkat kepala dari bukunya. "Terus?"
"Beliin aku bakso."
"Tidak."
"Aku pacarmu."
"Itu bukan alasan."
Aluna mengangguk serius. "Lalu kenapa waktu aku jatuh dari tangga kamu lari paling depan?"
Sean diam.
"Kenapa?"
Sean menutup bukunya pelan. "Aku takut sekolah dituntut orang tuamu."
"SEAN!"
Seluruh kantin langsung tertawa sementara Sean kembali membaca buku seolah tidak terjadi apa-apa. Namun diam-diam sudut bibirnya
terangkat tipis.
Dan itu lebih langka daripada gerhana.
YOU ARE READING
Dating the Three-Door Refrigerator
FanfictionAluna adalah gadis barbar, ceroboh, dan suka asal bicara yang hidupnya penuh kekacauan, tapi selalu ditutupi dengan tawa. Di balik sifatnya yang berisik, ia sebenarnya hanya ingin merasa dianggap dan tidak lagi menjadi "kesalahan" di keluarganya sen...
