bab 1

119 9 0
                                        

Por menolong teetee dari derasnya hujan.dan jugak por menemukan teetee sudah tak sadarkan diri.por langsung membawa tubuh teetee ke dalam rangkulannya.por memegang tangan teetee dengan sangat kuat.

Sesampainya di rumah por.por langsung menuju ke kamarnya.dengan membawa teetee di rangkulannya.por langsung merebahkan tubuh teetee pelan pelan agar teetee tidak terbangun.dan mulai berpikir
"nih cowok mau aku ganti'in baju nggak ya??solanya kasian dia kedinginan"
Tanpa berlama lama por langsung mengambil bajunya sendiri yang agak kebesaran.karena gak mungkin dia ngambil baju yang sedang sedang aja.badannya cowok yang berbaring di tempat tidurnya lebih kekar dari tubuhnya.

Por mulai membuka kemeja hitam yang di pakai teetee dan jugak basah itu.por pelan pelan membuka kancingnya.satu per satu mulai terbuka.por melihat badan teetee dengan tatapan yang sulit di artikan.tapi por langsung menepis pikiran kotornya.por mulai mengangkat badan teetee dan memakaikannya baju yang kering.dan por mulai membuka celana yang di pakai teetee.por mulai membuka kancing celananya.tapi por masih ragu buat membukanya.karena por udah gak tahan.por mulai menelepon temennya yang bernama AUAU.

"Kamu bisa kesini gak bentar.aku mau minta tolong!!"

"Apa??mau minta tolong apa??hujan di luar por.gimana aku yang mau ke situ."

"Sebentar aja.ini kritis!!"

"Kritis tentang apa sih??"

"Pokoknya aku tunggu!"

Por mulai mematikan ponselanya dengan kesal.karena auau belum sepenuhnya mengerti.tapi por percaya kalok auau.udah ada di perjalanan.

Sambil menunggu kedatangan auau.por mulai memasak.takutnya orang yang lagi berbaring itu bangun.dan malah kelaparan.dan jugak dia lapar sihh dikit.
.
.
.
.
.
.
.
.
Tak lama kemudian auau langsung membuka pintu tanpa mengetuknya terlebih dahulu.dan refleks membuat por terkejut.dan hampir saja menjatuhkan makanan yang sedang ia pegang.dan jugak baru mateng.

Auau yang ada di depan pintu.langsung menghampiri por dengan nafas yang masih tak beraturan.

"Kamu mau minta tolong apa??"
Tanya auau.

"Ganti'in baju cowok yang ada di dalam kamar aku."
Jawab por santai.

"Cuma itu doang!!kenapa kamu gak ganti'in sendiri sihh por."

"Enggak!!"

Por langsung menarik tangan auau menuju ke kamarnya.lalu por menunjuk teetee yang berbaring dengan wajah pucatnya.auau terkejut dengan wajah teetee.dan jugak auau mulai bertanya tanya.nemu di mana nih temennya bisa nemu in cowok yang nyeremin gini.mana mukanya pucet makin kayak hantu aja.pikir auau.

"Cepet ganti in.bajunya udah aku yang ganti in.kamu cuma ganti in celananya."
Titah por.

"Kenapa gak sekalian kamu aja yang ganti'in por.dia kan cowok kayak kita."

"Aku tunggu di depan.kalok udah kita makan bareng aku udah masak.cepetan!!!"
Jawab por tak peduli dengan pertanyaan auau.por langsung keluar tanpa menoleh sedikitpun ke arah belakang.lalu por menutup pintunya dengan rapat.dan mulai menuju ke meja makan.dan menyiapkan makanan.yang akan dia makan bersama auau.

Bukannya por gak mau buat menggantikan celananya teetee.tapi por takut nafsunya malah mengundangnya untuk bermain lebih.por jugak kadang sulit mengendalikan dirinya.jadì por memilih jalan yang aman.por jugak masih belum tau jelas siapa orang yang pingsan itu.
.
.
.
.
.
.
.
.
Tak berselang lama.auau pun kelauar dari kamar por.dan duduk di meja makan di hadapan por.sambil menatap por dengan tatapan tajam.por diem aja.karena por ngerasa gak ada masalah apa apa.por mulai menyodorkan makanan ke hadapan auau.

controlled loveHistorias para obsesionarse. Descúbrelo ahora