Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.
{Chat!}
[Vanno! Si putih udah gk galak lagi sama gw!😆] 09.39
[VANNOOO! bales chat gw iiihk!😡] 09.40
[Iya ini juga mau dibales sayang] 09.42
[btw paha kamu mulus banget loh] 09.42
[sayang-sayang pala lu sini gw tendang!!] 09.43
[liat nama kontak,Naren?] 09.44
[Lah anjg! Salkir cok!] 09.45
Naren dengan segera menghapus foto yang dia kirim. yang seharusnya ia kirim pada sahabat nya,Vanno.
'asli malu banget anjing!' batin Naren.
---
Esok harinya,Naren hendak berangkat ke sekolah seperti biasanya. harusnya,tapi kali ini dia sedang buru-buru karena dia sudah telat 10 menit dari bel masuk. dia segera ke perkiran,namun sialnya,dan entah bagaimana ceritanya,ban motor Naren bocor! memang hari sial Naren.
Naren segera berlari menuju pinggir jalanan,handak mencari Taxi. tapi kesialan berpihak padanya sehingga tak ada satupun Taxi yang lewat.
Naren semakin kesal dan memilih berlari sambil berharap ada Taxi atau orang sekolah yang lewat dan mau memberinya tumpangan.
Sekilas saja,ada motor dengan kecepatan yang cukup cepat namun masih bisa dilihat melewati Naren yang sudah ngos-ngosan. orang yang mengendarainya berseragam sama seperti Naren!
Akhirnya,keberuntungan datang pada Naren!
Naren segera memanggil-manggil orang tersebut. tidak peduli banyak orang yang menatap nya aneh.
"Woy berhenti woy!! tunggu!!" Teriak Naren berusaha memanggil cowok yang menaiki motor itu. 'tu orang budeg apa gimana sih!' batin Naren kesal
Motor itu akhirnya berhenti,Naren langsung mendekati nya. "Hah... gue nebeng dongh... kita satu SMA." ucap Naren dengan napas masih ngos-ngosan.
"Naren? nama lo Naren kan?" tanya cowok itu memastikan.
"Iya,gw Naren. seterkenal itu ternyata gw,sampe lo inget nama gw." Jawab Naren kepedean. sambil masih menunduk berusaha mengatur napasnya.
"Gimana bisa lupa,orang paha semulus itu di-pap ke gue." ucap cowok diatas motor itu sambil melirik ke arah paha Naren.
segera Naren mendongak untuk melihat siapa yang dia ajak bicara.
Ternyata kesialan masih menempel pada Naren. lihatlah siapa orang yang sedang duduk dengan santai nya di motor didepannya saat ini.
Yap,dia si ketos yang paling Naren benci. gimana gak benci,sejak ni orang menjabat sebagai ketos di sekolah,Naren jadi sering ketahuan bolos dan ngudud. alhasil dia jadi dapet hukuman. emang sialan.